Ari-Kuncoro
Ari Kuncoro. (foto: dok. feb.ui)

harianpijar.com, JAKARTA – Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia, Ari Kuncoro menilai pasangan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, tidak memiliki pemikiran yang ‘out of the box’ dan tidak konstruktif dalam memahami permasalahan ekonomi.

“Dalam manajemen, ekonomi itu bukan untuk menyenangkan satu pihak. Harus bisa dilihat persoalan besarnya sehingga keputusan yang diambil tidak merugikan pihak lain. Bukan sekadar menerima keluhan orang per orang,” ujar Ari Kuncoro seusai menghadiri debat capres-cawapres putaran kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019.

Seperti dilansir dari Antara, Ari Kuncoro lalu mencontohkan pernyataan Sandiaga Uno terkait seorang ibu yang mengeluhkan tarif listrik yang katanya terus naik. Menurutnya, seorang pemimpin bukan sekadar mendengarkan keluhan orang per orang tapi juga mencari solusi untuk menyelesaikannya.

Terlepas dari hal itu, kementerian ESDM juga telah memutuskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik dalam enam bulan terakhir. PT PLN (Persero) pada 1 Maret 2019 juga telah resmi menurunkan tarif listrik untuk 21 juta rumah tangga pelanggan R-1 900 Volt Ampere (VA).

Penurunan tarif listrik itu akan dilakukan dalam rangka pemberian insentif. Dengan insentif tersebut, per 1 Maret 2019, 21 juta pelanggan R-1 900 VA yang selama ini membayar tagihan listrik sebesar Rp 1.352 per kWh dipangkas menjadi Rp 1.300 per kWh.

Sebagaimana diketahui, dalam debat capres-cawapres pamungkas tersebut, Sandiaga Uno mengatakan pihaknya akan menjanjikan swasembada dalam bidang pangan dan energi untuk menekan tingginya defisit neraca perdagangan.

Menurut Sandiaga Uno, upaya ini harus dilakukan karena kebijakan impor yang dilakukan tidak membuat harga kebutuhan pokok menjadi stabil dan terjangkau.

Dirinya menyebut upaya mendorong swasembada pangan adalah dengan memperlancar pemberian pupuk dan bibit bagi petani, memberikan obat-obatan murah dan menghentikan impor saat panen raya.

Sedangkan, upaya swasembada energi adalah dengan menggunakan energi biofuel dan memanfaatkan kembali 10 juta hektare lahan rusak serta terlantar.

“Bersama Prabowo-Sandi kita turunkan harga listrik dan pastikan harga sembako murah tanpa penerbitan kartu-kartu baru,” kata Sandiaga Uno. (nuch/ant)

loading...