Basaria-Panjaitan
Basaria Panjaitan. (foto: detik/Nur Indah)

harianpijar.com, MAKASSAR – Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto merasa didukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait ‘kebocoran anggaran’ yang selama ini menjadi salah satu narasi kampanyenya.

Terkait hal itu, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, yang disebut Prabowo Subianto membenarkan narasinya tersebut, memberikan penjelasan.

“Gini, tadi mungkin adik-adik dengar saya berbicara ya… kira-kira seperti itu yang saya ucapkan kemarin, jadi mungkin dengan kata-kata bocor ya, yang selalu saya katakan adalah bagaimana mengoptimalkan pendapatan daerah,” kata Basaria Panjaitan di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 9 April 2019.

Basaria Panjaitan mencontohkan optimalisasi pendapatan itu seperti yang terjadi di Kota Makassar, yang disebutnya meningkat dari Rp 500 miliar menjadi Rp 1 triliun. Selanjutnya, dirinya menargetkan pendapatan daerah itu meningkat lagi.

“Itu salah satu contohnya saja sudah lihat tadi di Makassar saja bisa dari Rp 500 (miliar) sampai Rp 1 (triliun) yang sudah jadi dua kali lipat, targetnya untuk Rp 3 triliun nanti, sudah 6 kali lipat, kalau semua daerah seperti ini, kira-kira pendapatan kita berapa? Bahkan lebih dari yang saya katakan,” ujar Basaria Panjaitan.

“Tapi bukan kebocoran yang saya katakan, yang saya katakan adalah optimal, bagaimana mengoptimalkan pendapatan suatu daerah menjadi lebih banyak, kalau misalnya Rp 2.000 (triliun) jadi Rp 4.000 (triliun), yang tadi Rp 500 (miliar) jadi Rp 1 triliun, yang Rp 1 triliun nanti jadi Rp 3 triliun,” tambahnya.

Meski demikian, Basaria Panjaitan tak ingin mengomentari pernyataan Prabowo Subianto soal ‘kebocoran anggaran’. Menurutnya, dirinya tidak berperan untuk menentukan benar-tidaknya ucapan Ketum Partai Gerindra itu.

“Saya tidak katakan itu salah, karena bukan saya yang bicara,” kata Basaria Panjaitan.

Dalam beberapa kesempatan, Prabowo Subianto memang kerap menyebut kebocoran anggaran negara. Hingga pada beberapa hari yang lalu Prabowo Subianto merasa senang karena ucapannya soal kebocoran anggaran disebutnya dibenarkan KPK melalui ucapan Basaria Panjaitan.

“Saya bersyukur alhamdulillah salah satu pimpinan KPK bilang bahwa sebenarnya kebocoran yang dihitung KPK Rp 2.000 triliun. Bahkan ada menteri pemerintah sendiri yang mengatakan loss di sektor tertentu lebih dari itu. Jadi akhirnya yang benar siapa?” ujar Prabowo Subianto, Jumat, 5 April 2019. (nuch/det)

loading...