Prabowo
Prabowo Subianto. (foto: detik/Rengga Sancaya)

harianpijar.com, JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan, berdasarkan hasil survei internal pihaknya, elektabilitas capres-cawapres jagoannya sudah melampaui Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Bahkan, menurut BPN, selisih elektabilitas Prabowo-Sandi dengan Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar 24 persen.

“Berdasarkan survei internal, elektabilitas Prabowo berada di angka 62 persen dan Jokowi 38 persen,” kata Direktur Kampanye BPN Prabowo-Sandi, Sugiono di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Senin, 8 April 2019.

Meski demikian, Sugiono hanya membeberkan hasil survei secara lisan. Dirinya tidak menampilkan data secara rinci.

Menurut Sugiono, responden yang dilibatkan dalam survei itu sebanyak 1.440 orang yang dipilih dengan cara multistage random sampling. Namun, dirinya tidak menyebut secara rinci kapan survei dilakukan. Dirinya hanya menyebut pekan lalu.

Sugiono pun tidak menyebut margin of error. Dalam survei BPN juga tidak ada undecided voters serta swing voters.

Sugiono tak ingin mengomentari mengapa hasil survei pihaknya berbeda dengan hasil dari lembaga survei lainnya.

“Kita tidak tahu mengapa hasilnya berbeda. Kita tidak melakukan survei bersama,” ujar Sugiono.

“Saya tidak tahu mengapa ada perbedaan. Mungkin karena ini untuk internal assessment. Orang-orang kita yang melakukan survei bekerja dengan semangat untuk meriset apa yang benar benar terjadi, di masyarakat” imbuhnya.

Sementara itu, Wasekjen Partai Gerindra Aryo Djojohadikusumo mengatakan metode yang dilakukan pihaknya sama dengan lembaga survei pada umumnya.

“Metodologi mungkin sama. Tapi respondennya sangat berbeda. Saya tidak bisa bicara pihak lain. Mereka punya metodologi. Kami punya metodologi,” terang Aryo Djojohadikusumo.

Survei internal BPN berbeda dengan sejumlah hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga survei.

Lembaga survei Indikator Politik menyatakan jika pemungutan suara Pilpres 2019 digelar hari ini, maka yang keluar sebagai pemenang adalah Jokowi-Ma’ruf Amin dengan keunggulan 55,4 persen.

Indo Barometer juga mencatat elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin unggul dengan selisih 18,8 persen dari Prabowo-Sandi, tak berbeda jauh dari survei CSIS yang menempatkan pasangan nomor urut 01 unggul 18,1 persen.

Sedangkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Maret 2019 menunjukkan jarak elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandi semakin melebar hingga 25 persen. (ilfan/cnn)

loading...