Susi-Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti. (foto: instagram/susipudjiastuti115)

harianpijar.com, JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan kebijakannya menenggelamkan kapal asing pencuri ikan saat ini mendapat banyak dukungan masyarakat. Meski demikian, kata dia, belum semua pejabat mendukung kebijakannya tersebut.

Menurut Susi Pudjiastuti, pihak yang mengkritik tindakannya menenggelamkan kapal pencuri ikan paling banyak terjadi saat di awal-awal kebijakan itu diterapkan.

“Waktu awal saya hentikan kapal ikan asing, saya tenggelamkan kapal pencuri ikan, semua pada kritik, apriori, sentimen, tapi yang mendukung lebih banyak,” kata Susi Pudjiastuti di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 6 April 2019.

Susi Pudjiastuti menyebut pihak-pihak yang meragukan kebijakannya tersebut adalah sikap skeptis. Dirinya menilai sikap seperti itu bisa menghambat pembangunan negara.

“Tapi ada elite yang skeptis. Scepticism adalah penyakit yang tak boleh ada dalam sebuah bangsa yang membangun,” tegasnya.

Susi Pudjiastuti mengatakan sikap tegas pemerintah terhadap kapal pencuri ikan di laut Indonesia telah meningkatkan produksi ikan tuna di Tanah Air. Selain itu, dirinya menyebut Indonesia merupakan pemasok tuna terbesar di dunia.

“Selama 4,5 tahun kita pakai komitmen tegas, disiplin, akhirnya Indonesia sebagai pemasok tuna terbesar di dunia,” ujar Susi Pudjiastuti. (ilfan/sua)

loading...