Ace-Hasan-Syadzily
Ace Hasan Syadzily. (foto: detik/Ahmad Bil Wahid)

harianpijar.com, JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengundang Alumni 212 ke kampanye akbar capres-cawapres jagoannya pada 7 April nanti. Terkait hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mengatakan kini makin jelas Alumni 212 merupakan gerakan politik untuk pasangan nomor urut 02 tersebut.

“Memang dari sejak awal sudah makin jelas bahwa Alumni 212 itu bagian dari gerakan politik untuk 02. Mereka mempolitisasi berbagai gerakan, seperti Alumni 212 ini, untuk kepentingan politik,” ujar Jubir TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily kepada awak media, Jumat, 5 April 2019.

Lebih lanjut Ace Hasan Syadzily juga mengomentari BPN yang mempersilakan Ma’ruf Amin hadir dalam kampanye akbar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada 7 April mendatang. Menurutnya, BPN harus tahu aturan.

“Soal mereka mau mengundang Abah Kiai Ma’ruf, seharusnya mereka tahu bahwa acara itu merupakan kampanye terbuka dalam rangka pilpres. Harus tahu aturan, dong. Masa cawapres kami diundang untuk kampanye mereka? Nanti mereka makin kalah, dong,” kata Ace Hasan Syadzily.

Sementara itu, Wakil Ketua TKN Johnny G Plate memilih untuk fokus pada kampanye pemenangan dengan strategi yang telah ditetapkan. Dirinya mendoakan kampanye Prabowo-Sandi lancar dan aman, meski tetap mengklaim kemenangan di tangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kami mendoakan semoga kampanye paslon 02 tersebut berlangsung dengan lancar dan aman. Kami (Partai NasDem) dan seluruh Tim Kampanye Nasional KIK melaksanakan pemilu dengan niat yang kuat untuk menjadikannya sebagai pesta demokrasi yang berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia,” ujar Johnny G Plate.

“Kami meyakini pemimpin dimaksud adalah Jokowi-Ma’ruf, yang sudah terbukti berhasil dan didukung dengan pengalaman yang luas serta disukai mayoritas rakyat Indonesia,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Seknas Prabowo-Sandi, M Taufik mengatakan seluruh Alumni 212 akan hadir dalam kampanye Prabowo-Sandi pada 7 April. Dirinya juga mempersilakan Ma’ruf Amin yang merupakan Alumni 212 hadir bila berkenan.

“Hampir seluruh yang hadir di 212 hadir di sini. Insyaallah hadir. Kecuali Kiai Ma’ruf. Kalau Kiai Ma’ruf mau hadir juga, silakan,” sebutnya.

Menanggapi hal itu, Ma’ruf Amin dengan tegas menolak karena menurutnya tak autentik.

“Ya tidak (hadir)-lah, dan nggak ada hubungannya dengan 212 yang asli. Ini kan 212 PA (Persaudaraan Alumni),” kata Ma’ruf Aminf di kediamannya, Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini. (nuch/det)

loading...