Hashim-Djojohadikusumo
Hashim Djojohadikusumo. (foto: Kompas/KRISTIAN ERDIANTO)

harianpijar.com, JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan pihaknya tidak akan menerima jika ada kecurangan pada Pemilu 2019. BPN juga menilai people power yang disuarakan politikus senior PAN Amien Rais merupakan hal yang wajar.

“Kalau terjadi ditemukan bukti kecurangan, itu pasti kami tidak akan menerima. Karena kecurangan itu pidana. Kami tidak akan menerima dan kami tidak akan tolerir. Kalau people power saya kira itu kan sah juga, rakyat punya kuasa untuk menunjukkan ketidakpuasan rakyat,” ujar Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo di Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Senin, 1 April 2019.

Menurut Hashim Djojohadikusumo, pihaknya sudah berusaha menyampaikan ke KPU soal adanya temuan DPT bermasalah. Jika masih ada kecurangan, pihaknya akan mengajukan gugatan dan melapor ke lembaga peradilan di tingkat nasional maupun internasional.

“Ya mungkin gugatan ke Bareskrim, kita mungkin lapor ke Interpol, mungkin ya, tergantung bagian hukum. Kita mau lapor ke international court of justice, apa human rights kita mau lapor ke Jenewa, ya nggak? Human rights kita lapor ke PBB, ya kita lapor ke semua pihak,” kata Hashim Djojohadikusumo.

“Kalau curang, ada kecurangan yang tidak ditangani dengan baik, ya kita lapor ke semua pihak ya. PBB, United Nations Security Council, Court of Human Rights, dan sebagainya. Semua pihak yang sah,” imbuhnya.

Selain itu, Hashim Djojohadikusumo juga mengingatkan bahwa potensi kecurangan tidak hanya ada dalam pemilu di Indonesia. Dirinya mencontohkan adanya kecurangan yang dilakukan petahana dalam pemilu di Thailand.

“Dan saya mau ingatkan ya bahwa kecurangan-kecurangan itu di mana-mana terjadi ya. Di Thailand, hampir beberapa LSM-LSM itu semua mempersoalkan keabsahan pemilu Thailand yang dilakukan oleh petahana di sana, di Thailand. Dan ada juga tempat-tempat lain yang di mana dipersoalkan ya,” tandas Hashim Djojohadikusumo.

Sebelumnya, Amien Rais mendesak agar permasalahan DPT segera dituntaskan. Jika tidak, dirinya menganggap Pilpres 2019 adalah pilpres bohong-bohongan.

“Nah kalau ini sampai hari H tidak diubah, kalau saya lho ya, saya punya hak untuk bersuara, bahwa ini adalah Pilpres bohong-bohongan. Saya mungkin akan dicerca, tapi inilah my deep opinion, deep faith, deep position, bahwa ini jelas kita nggak akan bisa mentolerir kalau terus begini,” ujar Amien Rais. (nuch/det)

loading...