Faldo-Maldini
Faldo Maldini. (foto: instagram/faldomaldini)

harianpijar.com, JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menganggap kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan gaji PNS dieksekusi berkat kritik capres jagoannya. Menurut BPN, ide menaikkan gaji PNS adalah ide pihak Prabowo-Sandi.

“Diam-diam gagasan kami dicuri. Bagus sih ini, saling curi untuk kebaikan,” ujar Jubir BPN Prabowo-Sandi, Faldo Maldini kepada awak media, Sabtu, 16 Maret 2019.

Faldo Maldini mangaku tak mempersoalkan jika gagasan itu dicuri Jokowi demi kebaikan bersama. Justru, dirinya merasa bersyukur gaji PNS benar-benar naik.

“Alhamdulillah naik juga akhirnya. Harusnya, dari tahun-tahun sebelumnya naik,” sebutnya.

Faldo Maldini mengkritik rezim Jokowi sebagai rezim yang jarang menaikkan gaji PNS. Dirinya menilai Prabowo Subianto juga perlu bicara soal kritik ini.

Namun, Faldo Maldini melihat rezim Jokowi sebenarnya juga bisa mendengar kritik. Buktinya, kata dia, gaji PNS dinaikkan.

“Saya lihat penguasa kita udah mulai dengar kritik. Itu kan kritik Pak Prabowo soal gaji, yang diketawa-ketawain sama pendukung petahana. Saya heran juga. Bilangnya pas debat beda juga kan solusinya,” kata Faldo Maldini.

Sebelumnya, pada debat Pilpres 2019 pada 17 Januari 2019 lalu, Prabowo Subianto menyampaikan kasus korupsi di tingkat pejabat negara dikarenakan kecilnya gaji para PNS. Untuk itu, dirinya berjanji akan menaikkan gaji para PNS.

“Berkali-kali saya utarakan akar masalahnya adalah bahwa penghasilan para PNS birokrat kurang, tidak realistis. Kalau saya pimpin negara ini saya akan perbaiki kualitasnya,” ujar Prabowo Subianto dalam Debat Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, kala itu. (nuch/det)