Maruf-Amin
KH Ma'ruf Amin. (foto: detik/Agung Pambudhy)

harianpijar.com, JAKARTA – Cawapres nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin menanggapi pernyataan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno yang mengaku tak akan tampil menyerang saat debat putaran ketiga nanti. Ma’ruf Amin menyebut debat pilpres bukanlah soal serang-menyerang.

“Ya memang kita tidak akan menyerang, paling masing-masing menyampaikan idenya. Jadi debat ini bukan berantem, ya tapi menyampaikan ide dan gagasan,” kata Ma’ruf Amin di Jalan Kemang Utara Raya nomor 63, Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Maret 2019.

Ma’ruf Amin mengaku tak ada persiapan khusus jelang debat. “Biasa saja. Persiapannya ya tidak spesial. Tidak spesifik, sambil baca, sambil dengar, itu saja. Santai aja santai,” sebutnya.

Selain itu, Ma’ruf Amin juga mengaku tidak menutup kemungkinan akan menyisipkan ayat-ayat Alquran saat debat nanti. Jika diperlukan, dirinya tak segan mengucapkan ayat.

“Kita lihat saja. Kalau memang diperlukan ya disisipkan, kalau ada yang relevan ya kenapa tidak?” pungkas Ma’ruf Amin.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengatakan tak akan tampil menyerang saat berhadapan dengan Ma’ruf Amin di debat putaran ketiga. Dirinya menghormati Ma’ruf Amin dan akan bersikap sopan.

“Haruslah (santun). Yang muda harus sopan sama kiai,” kata Sandiaga Uno di Lapangan Basket Bulungan, Jalan Bulungan, Jakarta Selatan, kemarin.

Menurut Sandiaga Uno, debat antar-cawapres ini bukan untuk saling serang, melainkan berdiskusi tentang gagasan program kerja 5 tahun ke depan, sehingga bisa meyakinkan masyarakat untuk menetapkan pemimpin di periode yang baru.

“Oh nggak (menyerang). Kiai kok didebat? Ini itu forum diskusi. Kita kan nggak bisa melepas status beliau sebagai ulama besar. Kita hormati beliau. Kita mendapatkan yang terbaik dari beliau dan memberikan diferensiasi pendekatan Pak Jokowi seperti apa, pendekatan Prabowo-Sandi seperti apa,” kata Sandiaga Uno. (nuch/det)