Prabowo-Sandi
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (foto: instagram/sandiuno)

harianpijar.com, JAKARTA – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mempersiapkan diri untuk menjalani debat putaran ketiga Pilpres 2019 yang digelar pada Minggu, 17 Maret 2019, besok. Dirinya mengaku mendapat sejumlah masukan dari sang capres, Prabowo Subianto.

“Pak Prabowo kemarin beri masukan rileks dan jangan menyerang. Beliau berkali-kali (bilang), jangan menyerang. Sampaikan yang bisa mencerahkan masyarakat,” ujar Sandiaga Uno di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Maret 2019.

Sandiaga Uno mengatakan, Prabowo Subianto ingin menyaksikan debat yang damai tanpa ada serangan. Dirinya juga menghormati sosok Ma’ruf Amin dalam debat nanti.

“Jadi Pak Prabowo ingin debat besok tenang, damai, sejuk. Pak Prabowo tidak ingin ada percikan. Saya bilang, kan tau saya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai dan rasa hormat, memuliakan KH Ma’ruf,” ungkapnya.

Selain itu, Sandiaga Uno tak mempersoalkan bila Ma’ruf Amin menyelipkan ayat-ayat Al-Quran saat debat nanti. Menurutnya, hal itu justru akan mendapatkan pencerahan dari Ma’ruf Amin karena keterbatasan pengetahuannya tentang agama.

“Ya kan Al-Quran ada 30 juz. Saya sangat terbatas pengetahuannya tentang ayat-ayat. Jadi kalau mesti nyiapin semalam tidak akan bisa nyiapin. Jadi saya akan apa adanya. Jadi seandainya kalau tidak mengerti saya akan minta pencerahan,” kata Sandiaga Uno.

“Kalau mengenai ayat kan pengetahuannya terbatas, saya akan minta beliau beri pencerahan, karena beliau justru sangat paham,” tambahnya.

Selain Prabowo Subianto, Sandiaga Uno juga mengaku telah menerima beberapa masukan dari pegiat seni hingga pakar kesehatan yang sesuai dengan tema debat ketiga.

“Dapat masukan juga dari para seniman pegiat seni. Bagaimana para pekerja seni bisa mengembangkan untuk jadi salah satu lokomotif. Dapat masukan juga terkait masalah kesehatan. Karena gerakan yang ingin kita dorong ke depan adalah gerakan 22 menit perhari, berolahraga, beraktivitas sebagai bagian dari kegiatan preventif, untuk mencegah (penyakit),” pungkas Sandiaga Uno. (ilfan/kum)