Machfud-Arifin
Machfud Arifin (kanan). (foto: dok. tribunjatim)

harianpijar.com, SURABAYA – Imam Besar FPI Rizieq Shihab dari Arab Saudi menginstruksikan agar umat Islam menjalankan door to door guna memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin Jawa Timur, instruksi itu tidak berdampak.

“Tidak ngefek. Seruan HRS tidak ngefek di Jatim,” kata Ketua TKD Jatim Machfud Arifin kepada detik, Minggu, 10 Maret 2019.

Machfud Arifin menuturkan mayoritas warga Jatim adalah jamaah Nahdlatul Ulama (NU) yang dalam Pilpres 2019 ini menempatkan mantan Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres.

“Di Jatim ini, berdasarkan banyak survei, lebih dari 75 persen, bahkan bisa 80 persen warganya adalah anggota atau merasa bagian dari NU. Jadi tidak mungkin menjalankan seruan HRS, wong kiainya yang punya hajat dan niat mulia memajukan Indonesia bareng Pak Jokowi. Ya pasti lebih mendengarkan para kiai NU dibanding mengikuti HRS,” terangnya.

Karena itu, Machfud Arifin mengaku tidak khawatir dengan seruan Rizieq Shihab dari Arab Saudi tersebut.

“Seruan HRS itu cuma gimmick politik saja, di bawah tidak terpengaruh. Kami tetap konsentrasi penuh menuju 17 April dengan target menang 70 persen di Jatim,” pungkas Machfud Arifin.

Sebelumnya, Rizieq Shihab bertemu dengan Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso di Mekkah. Pertemuan yang digelar pada Kamis, 7 Maret 2019 itu disebut untuk merapatkan barisan pendukung Prabowo-Sandi.

“Yang jelas door to door, Habib sudah minta umat Islam door to door. Umat yang mendukung Prabowo-Sandi itu door to door. Rumah umat Islam menjadi posko-posko pemenangan Prabowo-Sandi di Indonesia,” ujar Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, kemarin. (nuch/det)