Mardani-Ali-Sera
Mardani Ali Sera. (foto: Tempo/Rezki Alvionitasari)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa sedih atas penetapan itu dan menyebut tim keumatan akan membela Slamet Ma’arif.

“Pertama tentu sedih ya karena beliau niatnya baik ya, tetapi kalau prosedurnya sudah ditetapkan maka tim BPN ataupun tim keumatan akan membela dan membantu beliau,” ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera di Resto Es Teler 77, Jalan Adityawarman, Jakarta Selatan, Senin, 11 Februari 2019.

Meski demikian, Mardani Ali Sera tak menjelaskan secara rinci maksud dari tim keumatan tersebut. Dirinya mengatakan pihaknya akan menghormati kasus hukum yang berjalan.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu menuturkan akan memberikan bantuan hukum kepada Slamet Ma’arif jika dibutuhkan.

“Ya mereka punya pengacara, nanti kalau perlu kita tambah dari kita timnya, karena ini kan pidana kepemiluan. Pokoknya apa yang sedang berjalan dalam proses hukum kita hargai,” sebutnya.

Mardani Ali Sera mengatakan masyarakat bisa menilai apakah hukum ditegakkan dengan profesional atau tidak.

“Ya tentu masyarakat bisa menilai macam-macam ya, tapi kalau saya ingin seluruh proses ini paling enak melalui jalur hukum, karena kita harus percaya hukum itu ditegakkan dan masyarakat nanti bisa menilai apakah itu ditegakkan dengan profesional dan penuh keadilan,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Polres Surakarta, Jawa Tengah menetapkan Ketum PA 212 Slamet Ma’arif sebagai tersangka. Penetapan tersangka itu terkait dugaan pelanggaran pemilu dalam acara tablig akbar PA 212 Solo Raya pada 13 Januari 2019. (nuch/det)