presiden-jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

harianpijar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pembangunan dan integrasi infrastruktur transportasi, seperti jalan tol dan bandara, akan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah. Karena itu, dirinya ingin pengembangan perekonomian tidak hanya terpusat di kota-kota besar, namun juga di daerah-daerah.

“Misalnya yang sudah dibangun jalan tol. Kita akan integrasikan jalan tol ini dengan pelabuhan, kita integrasikan jalan tol ke kawasan industri, kita integrasikan jalan tol ke kawasan ekonomi khusus, kita integrasikan jalan tol ini dengan kawasan wisata. Sehingga kawasan-kawasan yang terlewati oleh jalan tol ini ikut berkembang,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Visi Presiden yang disiarkan sejumlah stasiun televisi swasta Indonesia pada Minggu 13 Januari 2019.

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), pengembangan pusat-pusat perekonomian tidak hanya di kota-kota besar, melainkan juga di daerah-daerah. Dengan transportasi yang semakin baik itu, maka kawasan industri akan terdorong untuk tumbuh serta memberikan lapangan kerja bagi daerah-daerah.

Selain itu, dirinya juga mencontohkan, ada kawasan industri yang akan dibangun dekat jalan tol yakni di Kabupaten Ngawi seluas 200 hektare, serta kawasan industri di Kabupaten Nganjuk seluas 400 hektare. Bahkan, kawasan wisata juga dapat menjadi titik ekonomi baru yang tumbuh dengan terbangunnya jalan tol atau bandara.

“Juga yang berkaitan dengan pelabuhan. Pelabuhan tadi kalau terintegrasi dengan kawasan wisata juga sama, orang bisa datang ke pulau itu yang memiliki pantai wisata bagus, sehingga wisatawan gampang datang ke kawasan wisata di negara kita,” ucap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menegaskan, dirinya bersyukur dapat membangun infrastruktur secara merata di Tanah Air.  Karena itu, dirinya berharap upaya itu menjadi lompatan besar bagi Indonesia untuk maju menjadi bangsa yang lebih baik.

“Pemerintah akan melanjutkan pembangunan Sumber Daya Manusia pada 2019 sebagai fondasi meningkatkan daya saing bangsa dan berkompetisi di tingkat global,” tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi). [hlw/rep]