karo-penmas-polri-brigjen-dedi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

harianpijar.com, JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masih menganalisis barang bukti yang diamankan dari kediaman Ketua dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Laode M. Syarif.

Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri masih menganalisis barang bukti yang diamankan dan hasil analisis dari barang bukti tersebut akan disampaikan pada Senin, 14 Januari 2019.

“Kemungkinan Senin, 14 Januari 2019 hasilnya diberikan,” kata Brigjen Pol Dedi Prasetyo kepada media, Sabtu, 12 Januari 2019.

Sementara, ditegaskan Dedi Prasetyo, polisi sebelumnya mengamankan sejumlah barang bukti dari insiden teror di kediaman Agus Rahardjo dan Laode M Syarief.

Sedangkan, barang bukti tersebut di antaranya satu botol utuh berisi cairan, satu botol yang sudah pecah berisi sisa cairan, DVR CCTV di rumah tetangga Laode M Syarief dan DVR CCTV di rumah Laode. Kemudian, sebuah tas yang berisikan serbuk semen putih di kediaman Agus Rahardjo.

“Sudah diamankan semua barang bukti. Saat ini sedang dianalisis dalam-dalam oleh tim,” tegas Dedi Prasetyo.

Selain itu, Polisi saat ini juga tengah membuat sketsa wajah terduga peneror di rumah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu dan sketsa dibuat berdasarkan keterangan saksi mata. [hlw/met]