andi-arief
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Andi Arief.

harianpijar.com, JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief mengibaratkan elite pendukung capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin seperti peribahasa ‘gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak’. Selain itu, ada elite pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin menuduh oposisi berjuang dengan kebohongan. Bahkan, oposisi juga dituding intoleran karena berjuang bersama umat Islam.

“Ada yang berpropaganda oposisi berjuang dengan kebohongan sambil memberi stigma perjuangan melawan ketidakadilan adalah delegitimasi pemerintah, yang berjuang bersama wadah Islam adalah radikal dan intoleran. Dari Moeldoko, Tjahjo Kumolo sampai Abu Janda hingga Grace Natalia,” kata Andi Arief lewat akun Twitter miliknya @AndiArief__ sesaat lalu, Sabtu, 12 Januari 2019.

Menurut Andi Arief, suka melakukan propaganda tetapi pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin tidak peduli dan tidak mau ambil pusing soal kebohongan-kebohongan politisi PDI Perjuangan itu.

“Mereka tidak peduli rakyat dibohongi janji 4 tahun lebih, tak mau ambil pusing soal mata Novel, soal korupsi infrastruktur yg diungkap Pak JK dll? Soal deviden Inalum dan deret catatan lain. Mereka menutupi dengan melempar kebohongan itu milik oposisi,” tandas Andi Arief. [elz/rmo]