Dahnil-Anzar-Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak. (foto: instagram/dahnil_anzar_simanjuntak/)

harianpijar.com, JAKARTA – Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengubah visi misi sepekan menjelang debat perdana Pilpres 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengatakan visi misi itu disempurnakan atas keinginan capres-cawapres jagoannya.

“Setelah dibaca Pak Prabowo dan Bang Sandi, beliau melakukan revisi-revisi lagi mendalami, kemudian ide-ide itu dituangkan tim dalam visi misi ini,” ujar Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak saat dihubungi, Kamis, 10 Januari 2019.

Namun, dikatakan Dahnil Anzar Simanjuntak, perubahan visi misi yang dilakukan tim Prabowo-Sandi tak terlalu signifikan. Revisi visi misi itu dilakukan meliputi tiga aspek yakni bahasa, aksi, dan desain.

“Pertama, ada editing dalam tata bahasa supaya mudah dipahami masyarakat. Kedua, ada tambahan-tambahan di aksi dan program supaya lebih detail, supaya masyarakat bisa mendapatkan pesan yang lebih konkret,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Ketiga, ya desain supaya lebih eye catching, supaya ada nilai estetikanya. Jadi kita dorong estetika dan konten,” imbuhnya.

Terkait aksi dan program, Dahnil Anzar Simanjuntak mencontohkan soal isu bencana di RI. Prabowo-Sandi, kata dia, akan membentuk Kementerian Penanggulangan dan Mitigasi Bencana.

“Misalnya ya, yang krusial itu kita berorientasi pada ekonomi kebencanaan. Ini ada aksi yang lebih konkret, misal Pak Prabowo dan Bang Sandi akan mendorong membentuk Kementerian Penanggulangan dan Mitigasi Bencana. Jadi dikonkretkan,” ungkapnya.

Selain itu, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan tak butuh waktu lama bagi tim Prabowo-Sandi untuk melakukan revisi visi misi. Menurutnya, revisi visi misi dilakukan dalam waktu seminggu.

“Ketika Pak Prabowo minta direvisi dan menyampaikan buah pikirannya yang penting itu ya sebentar, hanya sekitar seminggu kemudian direvisi teman-teman di litbang,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.

Seperti diketahui, perubahan visi misi itu disetor ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu, 9 Januari 2019 kemarin. Sebelumnya visi misi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya berjumlah 13 halaman, kini menjadi 45 halaman.

Visi baru Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yaitu:

Terwujudnya Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang adil, makmur, religius, dan bermartabat dalam bingkai persatuan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

. (ilfan/det)