ma'ruf-amin-wapres
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Maruf Amin.

harianpijar.com, JAKARTA – Terkait akan digelarnya debat perdana capres-cawapres pada 17 Januari 2019 mendatang, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin meminta calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin untuk tidak merubah penampilannya.

Menurut Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding, pihaknya ingin agar calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin tampil elegan seperti biasanya dengan mengenakan sarung dan surban. Karena, menurutnya, jika penampilan Ma’ruf Amin diubah justru akan dianggap pencitraan.

“Untuk penampilan panggung jangan diubah nanti dikira pencitraan lagi. Kita mau tampil elegan apa adanya (memakai sarung dan surban), tidak aneh-aneh,” kata Abdul Kadir Karding saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, 9 Januari 2019.

Lebih lanjut, ditegaskan Abdul Kadir Karding, selama proses Pilpres 2019 ini, calon wakil presiden nomor urut 01 itu memang kerap tampil dengan mengenakan sarung dan surban, termasuk saat melakukan silaturrahim ke daerah-daerah. Bahkan, pada saat memimpin rapat di Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf Amin biasanya juga mengenakan sarung dan surban.

Namun, menurutnya terlepas dari penampilan Ma’ruf Amin tersebut, debat capres-cawapres tersebut sebenarnya merupakan sesuatu sangat penting dan strategis. Karena itu, pihaknya berharap publik bisa mendapatkan informasi yang benar tentang apa yang dilakukan Joko Widodo (Jokowi) selama ini.

“Kita berharap dari debat ini orang, publik mendapatkan informasi tentang apa yang telah dilakukan Jokowi, apa yang menjadi program beliau,” tegas Abdul Kadir Karding.

Selanjutnya, Abdul Kadir Karding juga menjelaskan, debat tersebut juga merupakan kesempatan bagi Joko Widodo (Jokowi) untuk mengklarifikasi isu-isu bersifat fitnah yang selama ini digulirkan oleh pihak-pihak tertentu.

“Dan itu akan disampaikan langsung oleh paslon yang bersangkutan sehingga publik bisa mempercayai itu,” jelas Abdul Kadir Karding. [elz/rep]