Mardani-Ali-Sera
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. (foto: dok. pks-jakarta)

harianpijar.com, JAKARTA – Tiga parpol yang tergabung dalam koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, kecuali Partai Gerindra, belum menyumbang dana kampanye. Selama ini, sumbangan dana kampanye lebih banyak dikeluarkan dari kantong pribadi Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan kas Partai Gerindra.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut partainya telah menyumbangkan dana melalui program crowdfunding.

“PKS sudah menyumbang, tidak dilaporkan karena embedded. Artinya kita sekalian crowdfunding,” ujar Mardani Ali Sera di Jalan Cikini V, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Januari 2019.

Mardani Ali Sera menjelaskan, bentuk sumbangan dari PKS salah satunya melalui spanduk yang dipasang di beberapa wilayah. Hal itu, menurutnya, sebagai bentuk kampanye PKS dalam pileg sekaligus mengkampanyekan pasangan nomor urut 02 tersebut.

Tak hanya PKS, seluruh partai pengusung Prabowo-Sandi juga melakukan hal yang serupa. Sehingga, semuanya telah bekerja maksimal untuk pemenangan Prabowo-Sandi.

“Kita misalnya bikin spanduk, pasti ada Prabowo-Sandinya, pilih PKS, pilih Prabowo-Sandi, pilih Mardani. Dan itu enggak dilaporin. Semua, Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, Berkarya, semuanya bekerja,” ungkapnya.

Mardani Ali Sera mengatakan sumbangan dari PKS tidak dilaporkan kepada timses karena dana merupakan gabungan dari dana logistik pileg. Karena itu, dana sumbangan hanya dilaporkan ke masing-masing partai.

“Sumbangan itu tidak dilaporkan ke tim kampanye, tapi dilaporkan ke partai masing-masing, karena pileg-pilpresnya kan barengan,” kata Mardani Ali Sera.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melaporkan sumbangan dana kampanye yang mereka terima sebesar Rp 54 miliar.

Namun, dari partai koalisi, hanya Partai Gerindra yang menyumbangkan dana kampanyenya. Cawapres Sandiaga Uno juga mengaku tak mempersoalkan parpol pendukung tak memberikan sumbangan dana, karena kampanye dibuat dengan hemat dan efisien.

“Enggak (menghambat). Alhamdullilah sekarang dengan kampanye yang kita desain ekonimis begitu efisien, sekarang partisipasi masyarakat semakin mungkin kita lihat efek bola salju. Ini sangat memudahkan kita,” ujar Sandiaga Uno, Senin, 31 Desember 2018. (ilfan/kum)