Dedi-Prasetyo
Brigjen Dedi Prasetyo.

harianpijar.com, JAKARTA – Pihak kepolisian berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial B yang diduga membuat berita bohong atau hoax terkait adanya tujuh kontainer surat suara tercoblos di Tanjung Priok. Pelaku ditangkap di Bekasi, Jawa Barat.

“Ya tersangka berinisial B ditangkap Bekasi,” ujar Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Suara, Selasa 8 Januari 2019.

Menurut Dedi Prasetyo, pelaku akan dibawa ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri guna pemeriksaan lebih lanjut. Namun, dirinya belum mau menjelaskan terkait identitas maupun kronologi penangkapan tersangka pelaku berinisial B tersebut.

“(Tersangka) saat ini sedang dalam pemeriksaan,” sebutnya.

Sebelumnya, Dedi Prasetyo mengklaim polisi telah mengantongi identitas aktor intelektual terkait kasus penyebaran hoax tujuh kontainer surat suara tercoblos. Namun, polisi belum bisa membekuk pelaku tersebut.

Dirinya menyebut, alasan belum ditangkapnya para pelaku karena pihaknya masih memperkuat alat bukti terkait penyebaran isu tersebut di media sosial.

“Kita menguatkan kembali alat bukti yang memang dibutuhkan nanti dalam proses sidik sampai dengan pelimpahan berkas di JPU,” kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.

Sementara itu, dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan tiga orang tersangka. Tersangka HY dan LS ditangkap penyidik di dua lokasi berbeda yakni di Bogor, Jawa Barat, dan Balikpapan, Kalimantan Timur. Keduanya tidak ditahan, melainkan hanya dimintai keterangan.

Sedangkan tersangka baru yang berinisial J, dibekuk polisi di Jawa Tengah pada Senin, kemarin. (ilfan/sua)