Mardani-Ali-Sera
Mardani Ali Sera. (foto: dok. PKS)

harianpijar.com, JAKARTA – Debat pertama capres-cawapres masih belum dimulai, namun kini sudah muncul polemik terkait format yang akan dilaksanakan. Terkait hal itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyarankan di debat selanjutnya, KPU merumuskan format debat tanpa melibatkan tim sukses paslon.

Menurutnya, KPU memiliki wewenang untuk menentukan mekanisme dan prosedur debat yang diatur dalam UU 7/2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU (PKPU).

“KPU mau dengan PKPU saja dia sudah selesai. Karena dengan UU 7/2017 (tentang Pemilu) itu turunannya PKPU, itu mutlak jadi kewenangan mereka. Jadi pasangan 01 (dan) 02 mestinya nurut saja, gitu,” ujar Mardani Ali Sera di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

Lebih lanjut Mardani Ali Sera pun meminta kedua kubu paslon untuk menjalani keputusan format debat yang sudah dibuat. “Semua harus punya gentlemen attitude apa yang sudah katakan itu yang kita kerjakan,” sebutnya.

Selain itu, Mardani Ali Sera juga menyarankan untuk dibuat suatu kesimpulan atau notula rapat yang ditandatangani bersama. Itu dilakukan untuk mencegah polemik dan juga sebagai dasar komitmen bersama untuk mengerjakan hal yang telah diputuskan.

“Untuk itu agar tidak ada polemik, ke depannya KPU dengan walaupun sering kali pertemuannya (antartimses) santai, di ujung akhirnya harus ada kesimpulan. Kalau kami di Komisi II kan setelah RDP itu ada kesimpulan, notulen. Dan itu ditandatangani bersama yang dijadikan rujukan,” kata Mardani Ali Sera.

Sebelumnya, KPU sempat keberatan karena seolah pemberian kisi-kisi pertanyaan debat dikeluarkan atas kemauan satu pihak. KPU mengatakan timses capres-cawapres mesti bertanggung jawab dengan keputusan yang diambil dalam rapat.

“Itu jadi tanggung jawab mereka untuk mensosialisasikan itu, jangan membebankan itu semua ke KPU. Biar KPU yang dipukuli banyak orang, kita nggak bertanggung jawab, nggak bisa gitu dong,” ujar Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi, di kantor KPU, Jakarta Pusat, kemarin.

“Jangan pas rapat senyam-senyum nggak protes, nggak apa, tapi di luar teriak-teriak, menurut saya itu tidak bertanggung jawab,” tambahnya. (nuch/det)