Raja-Juli-Antoni
Raja Juli Antoni. (foto: Geotimes)

harianpijar.com, JAKARTA – Nama mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) dicoret Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai panelis debat perdana Pilpres 2019.

Terkait hal itu, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Raja Juli Antoni menilai BW sudah tidak independen karena pernah menjadi timses Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu.

“Saya kenal BW sebagai aktivis berintegritas. Sayang dalam konteks kontestasi politik hari ini beliau tidak bisa masuk kategori independen karena pernah jadi tim sukses Anies-Sandi. Itu saja masalahnya. Toh masih banyak aktivis dan akademisi lain yang independen,” kata Raja Juli Antoni kepada awak media, Sabtu, 5 Januari 2018.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut TKN Jokowi-Ma’ruf Amin menolak BW untuk menjadi panelis. Raja Juli Antoni mengaku tidak mengetahui pasti apakah dalam rapat dengan KPU, perwakilan TKN menyampaikan penolakan untuk BW.

“Saya tidak tahu proses formalnya. Tapi secara informal saya sampaikan keberatan di media beberapa saat lalu,” ujar Raja Juli Antoni.

Sebelumnya, Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan soal pencoretan nama BW dan Adnan Topan. Pihaknya membenarkan mengusulkan nama BW. Namun BW ditolak pihak TKN Jokowi-Ma’ruf Amin. Akhirnya, TKN Jokowi-Ma’ruf Amin juga disebut menganulir nama Adnan Topan.

“Karena TKN 01 tidak setuju dengan usulan panelis kami yakni Mas Bambang, maka otomatis TKN 01 harus menganulir salah satu nama yang mereka usulkan sendiri, di mana kami setuju semua usulan nama dari TKN 01. Akhirnya, TKN 01 menganulir nama saudara Adnan Topan,” tulis Dahnil Anzar Simanjuntak melalui akun Twitter-nya.

Untuk diketahui, saat ini sudah ada 6 nama yang diputuskan menjadi panelis, antara lain sebagai berikut:

1. Agus Rahardjo (Ketua KPK)
2. Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM)
3. Bagir Manan (Mantan Ketua MA)
4. Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum Internasional UI)
5. Bivitri Susanti (Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara)
6. Margarito Kamis (Ahli Hukum Tata Negara)

Keenam nama tersebut akan menyiapkan pertanyaan untuk capres-cawapres dalam debat perdana yang mengangkat tema ‘Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme’ pada 17 Januari 2018. (ilfan/det)