Abdul-Kadir-Karding
Abdul Kadir Karding. (foto: TRIBUNNEWS/HERUDIN)

harianpijar.com, JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin tak setuju dengan pendapat Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman yang menyebut penyampaian visi-misi yang digagas KPU idealnya dipaparkan oleh kedua paslon secara langsung. Menurut TKN, visi-misi cukup disampaikan oleh tim sukses saja.

“Jadi paling penting adalah kalau punya penjelasan aspek teknis yang ingin dijelaskan publik terkait visi-misi, itu tugas tim kampanye nasional maupun tim kampanye daerah. Jadi cara bagaimana itu bisa diatur masing-masing. Jadi sekali lagi, tidak perlu ada penyampaian visi-misi sebelumnya oleh capres-cawapres,” ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding kepada awak media, Selasa, 1 Januari 2019.

“Cukup oleh tim saja dan kita saja. Itu boleh, kok, digelar debat, baik oleh KPU maupun masyarakat yang punya konsen (pemilu), tidak ada masalah,” tambahnya.

Habiburokhman mengatakan paslon seharusnya memaparkan langsung visi-misi itu tanpa diwakili timses atau stuntman. Abdul Kadir Karding menilai paslon diberi kesempatan waktu 12 menit untuk bisa menyampaikan visi-misi pada debat perdana sehingga tidak diperlukan paslon langsung memaparkan visi-misi sebelum debat tersebut.

“Kalau soal penyampaian visi-misi tidak penting dilakukan (pasangan calon), yang pertama pada debat itu ada 12 menit ada kesempatan menyampaikan visi-misi. Visi itu tidak perlu panjang-panjang, misi nggak perlu panjang-panjang cukup 12 menit sampaikan. Kedua kalau ada penyampaian visi-misi sebelum debat akan mengurangi sakralitas dan daya tarik debat itu sendiri nantinya,” terang Abdul Kadir Karding.

Lebih lanjut Abdul Kadir Karding mengatakan, jika pemaparan visi-misi disampaikan paslon akan menghilangkan momentum yang diharapkan masyarakat.

“Jadi kita tunggu debat nanti, betul-betul momentum diharapkan seluruh rakyat dan ditunggu seluruh rakyat Indonesia sehingga sakralitas dan momentum itu dapat,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, debat pertama capres-cawapres akan digelar oleh KPU pada 17 Januari 2019 mendatang. Sebelum itu, KPU menggagas penyampaian visi-misi paslon pada 9 Januari. (nuch/det)