Habiburokhman
Habiburokhman. (foto: detik/Ari Saputra)

harianpijar.com, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggagas acara penyampaian visi dan misi paslon dalam Pilpres 2019 beberapa hari sebelum dilakukannya debat perdana. Partai Gerindra menilai idealnya paslon memaparkan langsung visi dan misi tersebut.

“Kami mendukung kedua Paslon untuk menyampaikan visi dan misi secara langsung tanpa diwakili timses atau stuntman pada tanggal 9 Januari mendatang di KPU. Yang paling paham soal visi dan misi adalah paslon dan paslon juga yang akan melaksankannya,” kata Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Selasa, 1 Januari 2019.

Menurut Habiburokhman, sebelum debat pertama tanggal 17 Januari, rakyat sebagai calon pemilih harus mendapatkan informasi secara langsung dari pihak yang berkepentingan yaitu paslon tentang rencana pengelolaan negara kita lima tahun kedepan.

“Pak Prabowo dan Bang Sandi Insyaallah siap, kami berharap paslon sebelah juga siap. Persoalan kesibukan sebenarnya tidak bisa dijadikan alasan, karena penyampaian visi misi adalah momen penting kenegaraan,” sebutnya.

Selain itu, dikatakan Habiburokhman, secara khusus Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan menjelaskan visi misi di bidang hukum, penegakan HAM dan pemberantasan korupsi. Keduanya, kata dia, menginginkan penegakan hukum yang adil, penghormatan HAM termasuk di bidang ekonomi dan sosial dan penguatan KPK.

“Tentu rakyat juga mau mendengar bagaimana visi misi paslon sebelah di tiga bidang tersebut, karena saat ini hukum kerap dianggap tebang pilih, penegakan HAM masih dipertanyakan dan tindak pidana korupsi masih marak terjadi,” pungkas Habiburokhman.

Sebagaimana diketahui, debat pertama capres-cawapres akan digelar pada 17 Januari 2019. Namun sebelum itu, KPU menggagas penyampaian visi-misi paslon.

“Sebelum dimulai debat 17 Januari 2019, tanggal 9 Januari kita akan melakukan awalan penyampaian visi-misi,” kata Ketua KPU Arief Budiman, di kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Desember 2018.

Meski demikian, terkait kepastian format penyampaikan visi dan misi ini baru akan ditetapkan lebih lanjut oleh KPU pada hari Rabu, 2 Januari 2019 besok. (nuch/det)