Erick-Thohir
Erick Thohir. (foto: detik/Grandyos Zafna)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Erick Thohir berharap kampanye Pilpres 2019 dilakukan dengan bermartabat dan bersahabat. Dirinya tidak ingin kampanye menggunakan isu yang tak sesuai fakta.

“Ini jangan sampai saya harap selalu menjadi isu-isu kampanye yang memecah belah, yang kasihan rakyat ditekan-tekan ini realita publik,” ujar Erick Thohir di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jumat, 7 Desember 2018.

Erick Thohir lantas mencontohkan, salah satunya isu terkait harga dolar yang selalu digunakan kubu sebelah untuk berkampanye. Dirinya mempertanyakan mengapa jika harga dolar turun oposisi diam.

“Contoh harga dolar semua dibilang wah ini pemerintahan tak capable harga dolar, kok hari ini ketika harga dolar turun diem? Kemarin begitu harga dolar naik, wah, begitu turun diem,” kata Erick Thohir.

Dirinya menegaskan tidak akan melakukan black campaign dan menyerang cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. Erick Thohir mengaku tidak ingin terpecah belah karena masalah kampanye.

“Terus apa? Apakah saya diharapkan melakukan black campaign, saya menyerang Sandi, itu. Kan di awal saya bilang, bersahabat, bermartabat, dan kita tidak mau terjebak dalam kampanye-kampanye yang saling memecah tadi,” pungkasnya. (ilfan/mer)