Habib-Bahar-bin-Smith
Habib Bahar bin Smith. (foto: kumparan/Nugroho Sejati)

harianpijar.com, JAKARTA – Bareskrim Polri menetapkan status penceramah Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus dugaan diskriminasi ras dan etnis. Status tersebut ditetapkan setelah Bahar menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 11 jam.

“Hasilnya beliau ditetapkan tersangka,” ujar kuasa hukum Bahar, Aziz Yanuar di Bareskrim Polri, gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Desember 2018.

Bahar dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan, serta UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sebelumnya, Bahar menjalani pemeriksaan sejak pukul 11.30 di Bareskrim Polri. Sekira 11 jam kemudian atau pukul 22.30, pemeriksaan berakhir. Saat itulah tim kuasa hukum Bahar keluar. Namun, Bahar tak terlihat ikut keluar.

Aziz Yanuar mengatakan, kliennya sudah lebih dulu keluar sekira setengah jam sebelum tim kuasa hukum turun ke lobi Bareskrim.

“Tadi habib sudah duluan karena ada keperluan,” kata Aziz Yanuar. (nuch/jpn)