Habib-Bahar-bin-Smith
Habib Bahar bin Smith. (foto: detik/Hesti Rika)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong pihak kepolisian untuk segera menangkap Habib Bahar bin Smith, yang sebelumnya dilaporkan oleh Jokowi Mania dan Cyber Indonesia terkait video ceramahnya soal ‘Jokowi kayaknya banci’.

“Saya mendorong dan mendukung dia diproses secara hukum dan harus ditangkap,” ujar Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding kepada awak media, Kamis, 29 November 2018.

Abdul Kadir Karding menyesalkan isi ceramah Habib Bahar bin Smith. Dirinya menilai pernyataan yang dilontarkan Habib Bahar bin Smith soal ‘Jokowi banci’ hingga ‘Jokowi haid’ sangat tidak pantas.

“Kok ada keturunan Rasulullah sukanya mencaci, menghina, memfitnah, dan mengeluarkan kata-kata busuk. Nggak patut,” kata Abdul Kadir Karding.

Menurutnya, Habib Bahar bin Smith telah mencederai nama baik dan citra keturunan Rasulullah. Apalagi, dikatakan Abdul Kadir Karding, penghinaan itu ditujukan kepada presiden.

“Sebagai pendakwah, tidak boleh menghina orang lain,” tegasnya.

“Yang kita hina ini adalah presiden. Pemimpin negara yang sah yang dalam agama harus ditaati,” tambah Abdul Kadir Karding.

Seperti diketahui, Habib Bahar bin Smith dilaporkan ke polisi oleh Jokowi Mania dan Cyber Indonesia atas ceramah kontroversialnya yang menyebut ‘Jokowi kayaknya banci’.

Dirinya dijerat dengan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP No 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1 dan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2).

Pihak kepolisian masih menindaklanjuti laporan tersebut. “Laporan polisi sudah diterima dan akan ditangani oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri,” kata Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (ilfan/det)