Kapitra-Ampera
Kapitra Ampera. (foto: Kompas/Akhdi Martin Pratama)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Gerindra membantah tudingan advokat Kapitra Ampera yang menyebut pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memanfaatkan umat Islam terutama alumni 212 yang akan menggelar reuni untuk kepentingan politik.

“Rencana reuni 212 murni digelar oleh Persaudaraan Alumni 212. Prabowo-Sandi sama sekali tidak terlibat,” ujar Ketua DPP Partai Gerindra Mohammad Nizar Zahro menjawab tudingan Kapitra Ampera, di Jakarta, Kamis, 15 November 2018.

Nizar Zahro mengatakan Prabowo-Sandi saat ini justru fokus pada kerja-kerja politik untuk meraih suara di seluruh wilayah Indonesia.

“Sedangkan Reuni 212 adalah acara gerakan 212 untuk memperingati momen akbar tersebut. Siapa pun yang pernah ikut Aksi Bela Islam 212, silakan menggelar acara reuni, termasuk Kapitra,” sebutnya.

Selain itu, Nizar Zahro juga meragukan Kapitra Ampera bisa mendatangkan massa serupa alumni 212 untuk mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

“Tapi ada keraguan apakah Kapitra akan mampu mengumpulkan orang dalam jumlah banyak. Ketidakmampuannya itulah yang kemudian mendorongnya melakukan tuduhan tidak berdasar kepada Prabowo-Sandi,” kata Nizar Zahro.

Meski demikian, dirinya mempersilakan jika Kapitra Ampera mampu menggalang massa tandingan alumni 212. (nuch/jpn)