Kapitra-Ampera
Kapitra Ampera. (foto: Kompas/Akhdi Martin Pratama)

harianpijar.com, JAKARTA – Kapitra Ampera meluruskan pernyataan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang menyebut pernyataan mantan kuasa hukumnya itu soal penggeledahan rumahnya oleh polisi Arab Saudi tidak benar.

Kapitra Ampera menegaskan bahwa dirinya tak pernah memberi pernyataan seperti yang diprotes Rizieq Shihab tersebut.

“Ada yang harus diluruskan dari pernyataan itu, HRS mengatakan pernyataan saya ngawur karena memberitakan rumahnya digeledah. Sepengetahuan saya, tidak pernah menyatakan di media online mana pun,” kata Kapitra Ampera dalam keterangan tertulis kepada awak media, Sabtu, 10 November 2018.

Sebelumnya, Kapitra Ampera memang memberi pernyataan dengan mengatasnamakan diri sebagai kuasa hukum Rizieq Shihab. Namun, per tadi malam, Rizieq Shihab secara resmi menyatakan caleg PDIP itu bukan lagi kuasa hukumnya.

“Saya justru menyembunyikan informasi yang saya dapat dan selalu saya katakan tidak ada pemanggilan. Tidak ada penangkapan, tidak ada penahanan, yang ada konfirmasi dan klarifikasi dan yang memasang bendera orang lain, bukan HRS atau keluarganya. Itu yang selalu saya katakan,” terang Kapitra Ampera.

Meski demikian, Kapitra Ampera tak menyalahkan Rizieq Shihab soal pernyataan tadi malam. Dirinya menyebut hanya meluruskan.

“Saya yakin ada orang-orang tertentu yang memberi info yang salah pada HRS,” tuturnya.

Selain itu, Kapitra Ampera juga merasa lega karena tak lagi menjadi kuasa hukum Rizieq Shihab. Dirinya mengaku selama ini selalu memikirkan cara agar Rizieq Shihab bisa kembali ke Indonesia dengan aman.

“Sekali lagi saya sudah merasa lega dengan pencabutan kuasa ini,” kata Kapitra Ampera. (nuch/det)

loading...