Dahnil-Anzar-Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak. (foto: instagram/dahnil_anzar_simanjuntak/)

harianpijar.com, JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi santai hasil survei LSI Denny JA di 10 provinsi. Di mana, hasil survei tersebut menunjukkan suara parpol-parpol koalisi Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mengungguli suara parpol koalisi Prabowo-Sandi.

Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan dirinya tak mempercayai hasil survei dari lembaga-lembaga survei yang ada. Pasalnya, kata dia, berdasarkan pengalaman pemilu selama ini, hasil survei kerap keliru.

“Terkait survei partai itu sejak berbagai pemilu itu selalu salah ya. Dulu kan misalnya disebut kayak model PKS disebut nggak masuk PT (parliamentary threshold), PAN juga begitu, Demokrat. Tapi faktanya terbalik gitu lho,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak saat dihubungi, Sabtu, 3 November 2018.

Dahnil Anzar Simanjuntak menilai kekuatan suatu parpol berada di calegnya. Namun, selama ini, survei hanya sebatas melemparkan pertanyaan ‘parpol apa yang Anda pilih’.

“Jadi secara ilmiah menurut saya, dia tidak kontekstual hasil-hasil dari survei itu. Kenapa? karena sekali lagi survei parpol tidak mampu memotret peran caleg, atau individu caleg,” jelas Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Makanya kenapa kalau kita lihat dari tahun ke tahun, survei misal terhadap beberapa partai seperti misalnya PKS, PAN, dan parpol lain itu rendah, tapi kemudian ketika pemilu justru mendapatkan suara yang signifikan. Karena survei nggak mampu memotret individu caleg itu,” tambahnya.

Seperti diketahui, dalam survei LSI Denny JA, di 10 provinsi, suara parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mengungguli suara parpol koalisi Prabowo-Sandi. Namun, Partai Gerindra diprediksi akan mencetak rekor tersendiri.

Hasil survei itu menunjukkan, PDIP juara atau menang paling banyak, yaitu di 5 provinsi (Sumut, Sumsel, Lampung, DKI, Jateng). Disusul Partai Gerindra di posisi kedua dengan memenangi 3 provinsi (Riau, Banten, Jawa Barat). (nuch/det)

loading...