Jokowi
. (foto: detik/Rengga Sancaya)

harianpijar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menepis tudingan antek asing yang kerap dilontarkan kepadanya. Dirinya menjawab berbagai serangan soal itu dengan pencapaian pemerintah dalam mengakuisisi saham PT Freeport, yang sebelumnya didominasi Amerika Serikat.

“3,5 tahun negosiasi dipikir nggak ada tekanan? Tekanan politik, dipikir 3,5 tahun memperebutkan ini mudah? Nggak ada diteken dari atas-bawah-kanan-kiri? Kalau nggak ada tekanan, dari dulu sudah kita dapatkan,” kata Jokowi saat deklarasi Relawan Pengusaha Muda Nasional di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu, 3 November 2018.

“Alotnya negosiasi, tapi saya sampaikan ke menteri saya, maunya mayoritas, terserah berapa, tapi mayoritas,” imbuhnya.

Jokowi juga menepis tuduhan tersebut dengan pengambilalihan Blok Rokan dan Blok Mahakam. Kedua blok kilang minyak itu kini dikuasai oleh PT Pertamina (Persero).

“Tadi sudah disampaikan dari Riau bagaimana antek asing? Blok Rokan sudah dipegang Pertamina 100 persen, Blok Mahakam 100 persen dipegang Jepang dan Prancis, sudah 3 tahun lalu kita serahkan ke Pertamina, 100 persen,” terangnya.

Selain itu, Jokowi juga menjawab soal isu harga sembako. Dirinya menyebut harga sembako relatif terkendali karena rendahnya inflasi.

“Isu lain harga sembako. Kalau kita pengusaha, orang ekonomi, yang namanya harga inflasi dulu 8 persen, sekarang di bawah 3,5 persen, kok. Kalau mau lihat harga, ya lihat saja ke pasar. Kalau inflasi di bawah 3,5 persen pasti terkendali. Kalau saya bukan pengusaha, nggak ngerti kayak gitu,” pungkas Jokowi. (nuch/det)

loading...