Yandri-Susanto
Ketua DPP PAN Yandri Susanto. (foto: dok. Kompas)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku menghormati sepenuhnya proses hukum yang dijalani Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Meski demikian, PAN meminta KPK bersikap adil dalam mengusut kasus korupsi lainnya.

Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyesalkan beberapa kasus di KPK, yang dalam fakta persidangan banyak disebut pihak yang terlibat. Namun, hingga saat ini masih bebas tak ditahan oleh KPK.

“Mas Taufik itu ditahan kan karena ada fakta persidangan. Ya harus fair-lah, kalau Mas Taufik kan berdasarkan pengakuan Bupati Kebumen kan Pak Yahya di persidangan berikut beberapa saksi,” ujar Yandri Susanto kepada Kumparan, Sabtu, 3 Oktober 2018.

“Karena itu kita juga minta ke KPK fakta-fakta persidangan kasus lain justru yang lebih besar, juga harus dituntaskan,” imbuhnya.

Selanjutnya, Yandri Susanto lalu menyinggung kasus korupsi e-KTP. Dirinya mempertanyakan mengapa kasus e-KTP yang juga banyak melibatkan petinggi negara sampai saat ini belum ditindaklanjuti oleh KPK.

“Ada beberapa nama, ada kepala daerah, ada menteri, ada juga anggota DPR, kenapa itu tidak ditindaklanjuti, termasuk dulu kenapa Aguan dilepas ketika dicekal sama Soni stafnya Ahok kan, kenapa itu enggak ada juntrungannya sampai hari ini,” tegas Yandri Susanto.

Dirinya pun menduga proses hukum yang begitu cepat karena posisi partainya yang saat ini sebagai oposisi pemerintah. Untuk itu, Yandri Susanto meminta KPK profesional dan fair dalam menegakkan hukum.

“Aliran dananya (e-KTP) sudah sangat jelas, tapi kenapa itu enggak diproses tapi justru Mas Taufik baru diungkap di fakta persidangan langsung ditersangkakan, apa karena kita oposisi,” tandasnya. (ilfan/kum)

loading...