Andre-Rosiade
Andre Rosiade.

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Gerindra menanggapi santai pelaporan terhadap capres Prabowo Subianto yang dipolisikan terkait potongan video pidatonya soal ‘tampang Boyolali’.

“Ya silakan saja. Tapi kan masyarakat bisa menilai laporan ini mencari-cari sensasi atau bagaimana, biar masyarakat yang menilai,” ujar Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade seperti dikutip dari detik, Sabtu, 3 November 2018.

Meski demikian, Andre Rosiade menegaskan pihaknya akan kooperatif terhadap laporan itu. Dirinya menyebut pihaknya akan mematuhi proses hukum.

“Intinya kami ini kooperatif ya,” tuturnya.

Lebih lanjut Andre Rosiade lalu berbicara soal kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet yang dinilai jadi alat untuk menggugurkan status capres Prabowo Subianto. Namun upaya itu gagal, sehingga kini berbagai cara dilakukan untuk menyudutkan Prabowo Subianto.

“Memang ini terus mencari-cari untuk memojokkan Pak Prabowo. Kan ingin menggugurkan Pak Prabowo di kasus Ratna Sarumpaet sudah gugur tuh di Bawaslu kemarin. Kasus Ratna kan sampai sekarang nggak mengarah ke Pak Prabowo, karena beliau memang korban. Nah dicari lagi yang baru. Ya biasalah. Bingung kan, karena dukungannya naik terus sementara yang sebelah stuck,” kata Andre Rosiade.

Sebelumnya, Warga Jakarta asal Boyolali, Dakun, resmi melaporkan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus capres nomor urut 02, Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya. Prabowo Subianto dilaporkan atas potongan video pidatonya soal masuk hotel dan ‘tampang Boyolali’.

“Hari ini (kemarin-red) secara resmi, Pak Dakun merupakan warga dari Boyolali memilih untuk melaporkan terkait beredarnya pidato yang dilakukan oleh Pak Prabowo pada saat safari politik beberapa waktu lalu,” ujar kuasa hukum Dakun, Muannas Alaidid, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 2 November 2018.

Seperti diketahui, pidato yang menyinggung ‘tampang Boyolali’ itu disampaikan Prabowo Subianto saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, pada Selasa, 30 November 2018.

Lewat video utuh yang beredar, Prabowo Subianto awalnya berbicara soal belum sejahteranya masyarakat saat ini. Dirinya kemudian memberi perumpamaan wajah Boyolali yang belum pernah masuk hotel-hotel mahal.

“Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?” ujar Prabowo Subianto kepada para pendukungnya.

Dalam video berdurasi 6 menit itu, tak tampak hadirin memprotes pernyataan Prabowo Subianto. Mereka justru tertawa dan mendukung pernyataan Ketum Partai Gerindra itu dengan jawaban ‘betul’. (ilfan/det)

loading...