Hashim-Djojohadikusumo
Hashim Djojohadikusumo. (foto: Kompas/KRISTIAN ERDIANTO)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Gerindra menanggapi tudingan yang menyebut capres Prabowo Subianto ingin menjadikan Indonesia sebagai negara khilafah atau negara dengan syariat Islam.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menegaskan Prabowo Subianto tidak memiliki rencana soal itu.

“Saya kristen, saya (ikut) dirikan dan danai Gerindra, masa saya dirikan khilafah?” ujar¬†Hashim Djojohadikusumo di SCTV Tower, Jumat, 2 November 2018.

Selain itu, Hashim Djojohadikusumo juga memastikan bahwa dirinya dan Prabowo Subianto bukanlah umat beragama yang radikal. Meski berbeda agama dengan Prabowo Subianto, dirinya menyebut keluarganya selama ini menerapkan pluralisme.

How can I be radical? Saya bukan kristen KTP. Sesuatu yang tidak mungkin saya mau dirikan khilafah,” kata adik kandung Prabowo Subianto itu.

Karena itu, dikatakan Hashim Djojohadikusumo, tudingan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno radikal dan berencana menjadikan Islam khilafah adalah fitnah konyol.

“Saya mungkin kena fitnah seminggu sekali, soal khilafah tiap hari (difitnah). Konyol,” sebutnya. (ilfan/mer)

loading...