Aksi-Bela-Tauhid
Massa Aksi Bela Tauhid 211 di area Patung Kuda. (foto: detik/Ibnu)

harianpijar.com, JAKARTA – Mantan juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto kembali mengatakan bahwa HTI tidak mempunyai bendera. Menurutnya, HTI hanya memiliki lambang dan logo.

Hal itu disampaikan Ismail Yusanto saat berorasi di Aksi Bela Tauhid 211 atau Aksi 211 di Patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 2 November 2018.

“Untuk kesekian kali saya sebagai jubir HTI, ingin tegaskan bahwa HTI tidak memiliki dan mempunyai bendera. HTI punya lambang atau logo,” ujar Ismail Yusanto.

Ismail Yusanto mengatakan lambang dan logo HTI diatur dalam AD/RT organisasi. Lambang dan logo tersebut, menurutnya, hanya diaplikasikan di media dan tak pernah diaplikasikan di bendera.

“Sebagaimana disebut pasal 26 AD/RT HTI. Perkumpulan ini mempunyai lambang bendera bertuliskan kalimat tauhid di atas dasar warna putih atau hitam dengan tulisan Hizbut Tahrir Indonesia di bawahnya. Itu logo atau lambang,” kata Ismail Yusanto.

“HTI logo dan lambangnya diaplikasikan di berbagai media tapi tidak pernah diaplikasikan di bendera,” tambahnya.

Selanjutnya, Ismail Yusanto mengajak massa untuk terus memperjuangkan kalimat tauhid. Dirinya ingin kalimat tauhid tetap tegak.

“Kita ingin kalimat itu tegak di atas bumi Allah, bumi Indonesia ini. Ini esensi perjuangan kita. Tegaknya kalimat tauhid, maka tegaknya syariat Allah, tegaknya syariat Islam. Makanya simpan itu semangat tauhid,” pungkasnya. (nuch/det)

loading...