andre-rosiade
Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade.

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Gerindra tak menerima usulan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang meminta Prabowo Subianto mundur dari Partai Gerindra menyusul polemik wakil gubernur DKI Jakarta dengan PKS.

“Pernyataan Bang Fahri itu sebenarnya agar Pak Prabowo tidak terlibat dalam pusaran tarik menarik pemilihan Wagub DKI. Tapi yang ingin saya sampaikan tentu ide Bang Fahri agar Pak Prabowo mundur dari Gerindra, tidak bisa kami terima sebagai Kader Partai Gerindra,” kata Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade kepada awak media, Jumat, 2 November 2018.

Andre Rosiade menegaskan posisi Prabowo Subianto sebagai orang nomor satu di Partai Gerindra belum akan digantikan. “Karena pak Prabowo adalah Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina kami,” sebutnya.

Bahkan, Andre Rosiade menilai Prabowo Subianto lah yang berhasil memimpin kader-kader Partai Gerindra selama ini. Dirinya juga membanggakan Partai Gerindra menjadi partai besar yang bebas dari korupsi.

“Jadi ide bang Fahri itu kami anggap tidak tepat. Masak hanya gara-gara Wagub DKI Pak Prabowo harus mundur dari Gerindra,” ujar Andre Rosiade.

Terkait polemik wagub DKI Jakarta, dirinya mengatakan akan diselesaikan dengan baik antara Partai Gerindra dan PKS. Menurut Andre Rosiade, persoalan itu tak akan berpengaruh terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto di Partai Gerindra.

“Urusan Wagub DKI itu akan segera diselesaikan oleh Gerindra dan PKS. Jadi kita tunggu aja dalam waktu dekat ini,” terangnya.

Sebelumnya, Fahri Hamzah mengatakan, Prabowo Subianto seolah-olah terlibat dalam urusan wagub DKI Jakarta. Dirinya menyarankan mantan Danjen Kopassus itu fokus pada Pilpres 2019.

“Wagub itu kan tergantung DPRD ya, partai hanya mencalonkan. Simulasinya kan di DPRD mana yang akan diterima mana yang tidak, itu kan tergantung DPRD. Kita lihat aja dinamikanya itu,” ujar Fahri Hamzah kepada awak media seusai menghadiri Deklarasi Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Aceh di Banda Aceh, kemarin.

Selain itu, Fahri Hamzah juga mengusulkan Prabowo Subianto untuk mundur dari Partai Gerindra. Namun, tak jelas maksud pernyataan Fahri Hamzah ini.

“Malah kalau saya mengusulkan Pak Prabowo itu mengundurkan diri saja dari Gerindra. Itu lebih bagus sebenarnya. Biar itu (soal wagub DKI Jakarta) diurus yang di bawah saja,” ungkapnya. (nuch/det)

loading...