hidayat-pks
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid.

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi pernyataan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief yang menilai timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum ‘full speed’ untuk menang di Pilpres 2019.

PKS menyebut tidak ada ukuran pasti dalam mengukur ‘speed’ dalam kampanye. Menurutnya, tidak ada timses yang tidak maksimal dalam memenangkan calon yang mereka dukung.

“Sudah full speed ukurannya apa juga perdebatan yang lain. Tapi kata kuncinya saya yakin tak ada timses yang kemudian bersantai-santai berleha-leha tak lakukan kerja maksimal,” ujar Waki Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 1 November 2018.

Lebih lanjut Hidayat Nur Wahid mengatakan, selama ini Prabowo-Sandi sudah turun untuk melakukan kampanye jelang Pilpres 2019. Namun, gencar tidaknya kampanye semua tergantung strategi kampanye.

“Tentang apakah diramaikan sekarang atau nanti itu kan bagian strategi yang penting untuk terus dipertimbangkan karena ibarat lari maraton jangan juga semuanya kehabisan nafas di meter-meter pertama, nanti enggak bisa bekerja,” terang Hidayat Nur Wahid.

Sebelumnya, Partai Demokrat mengakui saat ini sedang fokus melakukan konsolidasi internal menghadapi Pileg 2019. Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga sedang keliling Jawa untuk bertemu kader di daerah.

“Tim kampanye Prabowo-Sandi belum terlihat full speed. Karena itu lebih baik Partai Demokrat konsolidasi internal dulu. Karena tidak mungkinkan Partai Demokrat yang berinisiatif full speed,” kata Andi Arief kepada Merdeka, hari ini. (ilfan/mer)

loading...