abdul-kadir-sekjen-pkb
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKB Abdul Kadir Karding.

harianpijar.com, JAKARTA – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan terkait ajakan kampanye negatif seperti disampaikan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman dalam ajang Konsolidasi Akbar Nasional PKS, memang diperbolehkan. Tetapi, harus berdasarkan fakta dan data yang akurat.

“Karena pilpres ini tujuannya adalah membangun kebersamaan, membangun solidaritas, membangun demokrasi yang sehat, menjaga stabilitas dan keamanan kita, maka jangan sampai gaduh, dengan menjaga toleransi dan persatuan kita,” kata Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Senin 15 Oktober 2018.

Menurut Abdul Kadir Karding, sebaiknya kubu sebelah lebih fokus pada kampanye yang positif. Karena, kampanye negatif sebaiknya dilakukan hanya dalam rangka untuk memperdalam rekam jejak calon memimpin bangsa ini.

“Tetapi tidak boleh mendominasi seluruh kampanye kita selama 6 bulan kedepan,” ujar Abdul Kadir Karding.

Lebih lanjut, ditegaskan Abdul Kadir Karding, dirinya menyarankan ada beberapa jenis kampanye positif yang perlu ditonjolkan., yaitu dengan cara-cara yang sopan, menjaga tone positif dengan terus menyuarakan pernyataan-pernyatan yang menyerukan kesejukan, menjaga optimisme masyarakat dengan terus memberi harapan-harapan. Bahkan, yang lebih penting lagi adalah memberi solusi-solusi terhadap masalah bangsa sekarang maupun yang akan datang.

“Yang baik kampanye kita ini agar memberi pendidikan, agar Pilpres kita berkualitas adalah kampanye yang positif. Sementara yang tidak boleh adalah¬† kampanye dengan hoax, fitnah, tanpa data, merusak persatuan dan sebagainya,” tegas Abdul Kadir Karding. [elz/rmol]