Prabowo-Subianto
Prabowo Subianto saat menemui relawannya di Solo. (foto: detik/Bayu Ardi Isnanto)

harianpijar.com, SOLO – Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menemui para relawannya di Solo. Dirinya mengatakan Indonesia saat ini sedang dalam kondisi kecemasan dan sakit.

“Saya berpendapat bahwa negara bangsa kita sekarang ini sedang dalam keadaan sakit. Tidak jelas sekarang yang benar mana, yang salah mana,” ujar Prabowo Subianto di Gedung Sriwijaya, Banjarsari, Solo, Sabtu, 13 September 2018.

Kondisi itu, dikatakan Prabowo Subianto, didasari oleh kondisi kesejahteraan masyarakat saat ini. Dirinya menilai masyarakat tidak sejahtera karena kekayaan negara tidak dinikmati rakyatnya.

“Kekayaan kita diambil tiap hari, tiap minggu, tiap tahun. Ini masalah yang sangat besar. Kalau kekayaan tidak tinggal di Indonesia, maka tidak mungkin negara sejahtera,” ungkapnya.

Selain itu, Prabowo Subianto juga menyinggung soal kondisi rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS. Utang negara yang terus bertambah juga menjadi penyebab sakitnya Indonesia.

“Kalau ekonomi seperti sekarang diteruskan, rupiah kita sudah semakin lemah, negara kita hidup dari utang, pemerintah hidup dari utang, gaji kita ini dari utang, kita minjem uang untuk membayar hutang yang dulu. Bagaimana bisa negara bertahan semacam ini, tidak masuk akal,” kata Prabowo Subianto.

Dirinya pun berjanji akan memperbaiki kondisi tersebut jika terpilih menjadi presiden nantinya. Prabowo Subianto yakin, dirinya dan Sandiaga Uno akan mampu mengatasinya.

“Kalau saya tidak yakin, kalau saya tidak merasa mampu, saya tidak akan mau mau memajukan diri saya untuk mengabdi,” pungkasnya. (nuch/det)