Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pertemuan IMF-World Bank 2018 di Bali. (foto: Antara Foto/Afriadi Hikmal)

harianpijar.com, JAKARTA – Anggota Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menilai pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali, Jumat, 12 Oktober 2018 kemarin, memukau peserta dari 189 negara yang hadir.

Menurut Mukhamad Misbakhun, dirinya amat kagum dengan pidato itu. Bahkan, menurutnya pidato tersebut salah satu yang terbaik yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sementara, dalam pidato itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpamakan kondisi ekonomi dunia saat ini seperti serial film Game of Thrones. Karena, didalamnya tergambar ketidakpastian global dan pertarungan pengaruh antar kekuatan dan bahkan banyak kerusakan yang timbul.

Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dunia tidak khawatir. Karena, sebagai mana slogan dalam film tadi, Winter Is Coming. Selain itu, pidato ini disambut serius peserta pertemuan IMF-Bank Dunia. Bahkan, mereka para peserta sampai memberikan standing applause alias tepuk tangan sambil berdiri.

“Saya hadir di sana, menangkap secara langsung atmosfer dari para delegasi dan peserta saat menyimak pidato Presiden. Isi pidato Presiden menggugah emosi. Membuat seisi ruangan terpukau. Sekaligus juga menunjukkan standing position Indonesia di hadapan IMF dan Bank Dunia,” kata Mukhamad Misbakhun, Jumat 12 Oktober 2018.

Lebih lanjut, ditegaskan Mukhamad Misbakhun, isi pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menunjukkan sikap berdaulat dan keberpihakan Indonesia terhadap situasi kekinian yang terjadi di dunia.

Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pesan yang sangat tegas dan jelas tentang sikap Indonesia dalam mengatur kedaulatan ekonominya. Sekaligus pandangan dan sikap Indonesia dalam memahami situasi global saat ini.

“Pesan itu disampaikan dengan sangat halus dan penuh makna lewat simbolisme Game Of Thrones. Tidak ada yang tesinggung. Bahkan, banyak delegasi dari berbagai negara mengapresiasi pidato tersebut,” tegas Mukhamad Misbakhun yang juga anggota Komisi XI DPR ini.

Selanjutnya, Mukhamad Misbakhun juga menjelaskan, perumpamaan tentang Game of Thrones benar-benar mengena di benak peserta maupun delegasi yang hadir. Hal tersebut, dibuktikan dengan tepuk tangan menggema saat merespons paragraf demi paragraf isi pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang penuh pesan.

“Ini adalah salah satu pidato terbaik Bapak Presiden Jokowi yang pernah saya lihat dan saya dengar. Sampai akhir pidato, puluhan ribu delegasi bertepuk tangan, hingga standing ovation,” jelas Mukhamad Misbakhun.

Selain itu, juga menurut Mukhamad Misbakhun, melalui kisah Game of Thrones, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak dunia berefleksi soal konflik kepentingan antarkekuatan besar yang saling mempertahankan arogansi kelompoknya. Namun, perang besar justru merusak kekuatan-kekuatan yang bersaing. Bahkan, membahayakan situasi global.

Karena itu, situasi dan pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini sesuai kenyataan. Makanya, delegasi peserta pertemuan tahunan itu benar-benar terkesima dan terkejut dengan cara Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggambarkan konflik perdagangan dunia saat ini, khususnya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Bahkan, didalam pidato itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga berhasil mengajak dunia untuk memikirkan sekaligus merumuskan kebijakan tentang permasalahan lain. Di antaranya, ketidakseimbangan antara negara maju dengan negara berkembang serta konflik peradaban Timur dan Barat.

“Jokowi mendorong kebersamaan untuk mengakhiri segala bentuk ketidakadilan. Kalau langkah itu tidak segera dilakukan, kerusakan yang ditimbulkan oleh ketidakadilan akan menimpa semuanya. Semua bangsa di dunia,” tandas Mukhamad Misbakhun.  [elz/rmol]

loading...