Dradjad-Wibowo
Dradjad Wibowo. (foto: detik/Lamhot Aritonang)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) berbicara soal dugaan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding yang menganggap massa kawal Amien Rais ke Polda Metro Jaya dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Menanggapi hal itu, PAN pun menyinggung pencopotan Abdul Kadir Karding dari posisi Sekjen PKB oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

“Kalau Karding tahu pasti, ya monggo sebutkan identitas mereka satu per satu. Tapi jika tidak tahu pasti, ada baiknya kita renungkan, mengapa sampai Karding dicopot Cak Imin sebagai Sekjen,” ujar Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo seperti dikutip dari detik, Jumat, 12 Oktober 2018.

Dradjad Wibowo bahkan mengaku dirinya tak tahu persis unsur apa saja yang terlibat dalam massa yang mengawal Amien Rais itu. Andai Abdul Kadir Karding tahu, dirinya memintanya untuk menyebutkan secara jelas.

“Saya waktu di Polda ada di dalam gedung, meskipun tidak ikut di ruangan pemeriksaan karena saya bukan lawyer. Jadi saya tidak tahu siapa saja massa yang di luar,” katanya.

Sebelumnya, TKN Jokowi-Ma’ruf Amin menduga massa yang mengawal Amien Rais ke Polda Metro Jaya kemarin dari HTI. Sebab, orasi-orasi yang dibawakan massa PA 212 disebut seperti HTI.

“212 kan simbol politik, walaupun 212 yang ada sudah cair dan yang sesungguhnya yang ikut kemarin ke sana (mengawal Amien Rais) dugaan kami bukan 212, tapi HTI, karena isu-isu yang disampaikan soal khilafah, pergantian sistem yang ada itu saya baca dan saya dengar di media,” ujar Abdul Kadir Karding di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Oktober 2018. (ilfan/det)

loading...