Jurgen-Klopp
Jurgen Klopp. (foto: AFP)

harianpijar.com – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp merasa puas dengan hasil yang diperoleh Liverpool menjelang jeda internasional. Namun, dirinya tak senang dengan keberadaan Nations League.

Jurgen Klopp menilai Nations League sebagai kompetisi paling bodoh. Dirinya berharap anak asuhnya di Liverpool tidak cedera dalam kompetisi itu.

Liverpool sendiri meraih hasil imbang tanpa gol saat menjamu Manchester City di Anfield. Dengan hasil itu Liverpool menduduki peringkat tiga dengan koleksi 20 poin, hanya kalah selisih gol dari Chelsea dan Manchester City.

“Jika seseorang mengatakan pada saya setelah delapan laga saya akan mendapat 20 poin, saya akan mengatakannya dengan pertimbangan jadwal ini: ‘Saya akan mengambilnya, mari kita mulai dengan matchday kesembilan!” ujar Jurgen Klopp.

“Sayang, anak-anak akan pergi lagi sekarang dan harus bermain di Nations League – kompetisi paling bodoh di dunia sepakbola. Kami harap mereka kembali dengan sehat dan memainkan kompetisi mudah ini, Liga Primer, Liga Champions, dan semua ini.”

“Ini merupakan periode yang sulit untuk anak-anak, eh? Kita harus mulai berpikir tentang para pemain.”

“Seseorang bertanya pada saya, ‘Apakah level pertandingan (Manchester City) disebabkan oleh intensitas?’ – dalam pertanyaan itu sendiri sudah ada kritik, bisa lebih baik jika Anda lebih bugar.”

“Jika Anda ingin melihat pemain yang lebih bugar, berikan mereka jeda musim panas – untuk Jordan Henderson, itu tepat dua pekan, yang tentu saja lucu, tapi begitulah adanya.”

“Karena itulah saya ingin mengatakan bahwa ini bukan masalah besar, tetapi Anda kini memanggil manajer negara mana pun dan meminta mereka untuk meninggalkan satu atau dua pemain dan dia mengatakan, ‘Saya juga berada di bawah tekanan karena sekarang masa Nations League.”

“Saya tak begitu tahu apa yang bisa Anda menangkan di sana, tapi ada semacam final di musim panas mendatang atau apa pun, begitulah,” tandas Jurgen Klopp. (fazari/goa)

loading...