Sandiaga-Uno
Sandiaga Uno. (foto: Liputan6/Herman Zakharia)

harianpijar.com, PROBOLINGGO – Cawapres pendamping Prabowo Subianto, Sandiaga Uno menilai pertemuan tahunan IMF-World Bank yang akan digelar di Bali pada 8-14 Oktober mendatang, tak perlu dibatalkan.

Menurutnya, pemerintah cukup melakukan penghematan untuk menghadapi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan untuk membantu korban bencana di Sulawesi Tengah dan Lombok, NTB.

“Saya rasa tidak perlu sampai batal ya. Tapi cobalah untuk berhemat. Acara seperti itu bisa tetap dilangsungkan dengan cara sederhana,” kata Sandiaga Uno seusai mengunjungi pondok pesantren Nurul Jadid, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 6 Oktober 2018.

Sandiaga Uno mengatakan, penghematan bisa dilakukan dengan menggelar jamuan makan sederhana untuk peserta pertemuan tahunan itu.

“Misalnya, minum air putih, makan nasi ulam. Saya rasa para peserta pertemuan juga akan mengerti kesederhanaan ini, karena Indonesia masih prihatin dengan bencana Lombok, Palu, Donggala dan Gunung Soputan,” sebutnya.

Selain itu, dikatakan Sandiaga Uno, pemerintah juga dapat melakukan langkah antisipasi menghadapi krisis ekonomi global. Seperti, memberhentikan keran impor barang kebutuhan pokok yang bisa diproduksi di dalam negeri.

“Impor hanya menguntungkan segelintir orang. Harus diberi insentif kepada pelaku usaha ekspor,” tandasnya. (nuch/jpn)

loading...