Habiburokhman
Habiburokhman. (foto: detik/Ari Saputra)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua DPP Partai Gerindra sekaligus Juru Bicara timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman berbicara soal imbauan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyarankan agar kampanye pemilu dihentikan sementara karena bencana alam gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah.

Habiburokhman mengaku setuju dengan ide SBY tersebut. Namun, kata dia, sebaiknya kampanye tidak dihentikan.

“Jika mengacu pada ketentuan Pasal 276 UU Nomor 7 Tahun 2017, yang paling tepat bukanlah menghentikan jadwal kampanye, melainkan menyesuaikan format aktivitas kampanye dengan situasi pasca bencana,” kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Senin, 1 Oktober 2018.

Lebih lanjut Habiburokhman menuturkan penyesuaian format kampanye tersebut bisa dilakukan melalui kegiatan gotong royong tanpa orasi dan yel-yel.

“Format kampanye di daerah bencana harus diubah menjadi gotong royong dan penyaluran bantuan untuk meringankan beban para korban dan tidak perlu disertai orasi, yel-yel, serta alat peraga,” jelasnya.

Selain itu, Habiburokhman berharap masyarakat melakukan kampanye gotong royong tersebut tanpa memandang latar belakang politik. Dirinya ingin seluruh elemen bangsa bersatu di masa-masa sulit.

“Bila perlu peserta pemilu melakukan kampanye bersama memberikan bantuan kepada masyarakat tanpa memandang latar belakang politiknya. Kita harus menunjukkan bahwa dalam mengatasi kesulitan bangsa kita harus bersatu dan mengabaikan sekat-sekat politik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyarankan agar kampanye Pilpres 2019 dihentikan untuk sementara waktu. Hal itu terkait dengan bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah.

SBY beranggapan saatnya bangsa Indonesia menunjukkan solidaritas untuk saudara sebangsa yang mengalami musibah dan sekaligus membantu pemerintah mengatasi bencana itu. Bantuan diberikan baik pada fase tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Itu saran dan pandangan saya. Marilah kita utamakan dulu bersatu padu kita membantu pemerintah, membantu saudara-saudara kita dan sementara saya kira kegiatan kampanye pemilu kita hentikan dulu,” ujar SBY. (ilfan/det)