Habiburokhman
Habiburokhman. (foto: detik/Ari Saputra)

harianpijar.com, JAKARTA – Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman berbicara soal rencana pertemuan cawapres KH Ma’ruf Amin dengan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atau Ahokers. Terkait hal itu, dirinya berharap Ma’ruf Amin tak meminta maaf pada Ahokers.

“Kami berharap Kyai Ma’ruf tidak minta maaf kpd Ahokers terkait Sikap Keagamaan MUI soal penodaan agama yg dahulu beliau tandatangani,” tulis Habiburokhman dalam akun Twitter-nya, Selasa, 25 September 2018.

Meski demikian, Habiburokhman menganggap pertemuan Ma’ruf Amin dengan Ahokers wajar terjadi. Dirinya pun menggungah foto saat Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) memberikan dukungan kepada Ma’ruf Amin atas kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok.

“Soal rencana pertemuan Kyai Ma’ruf dg Ahokers tentu hal tersebut wajar,” kata Habiburokhman.

“Ini foto 6/2/2017 saat ACTA support Kyai pasca sidang yg panas,” tambahnya.

Sebelumnya, Ma’ruf Amin menyambut baik rencana pertemuan dengan Ahokers yang dikoordinasi oleh politikus Partai Golkar Nusron Wahid. Ma’ruf Amin mengatakan dirinya akan datang dalam silaturahmi tersebut.

“Kalau secara umum memang ada. Secara khusus perlu ada pertemuan. Saya sangat gembira, juga semua kalanganlah, saya akan temui. Untuk keutuhan nusa dan bangsa,” ujarnya.

Ma’ruf Amin mengaku sempat ada selisih paham dengan Ahokers. Pasalnya, sebagai Ketum MUI, dirinya pernah mengeluarkan fatwa Ahok menista agama Islam saat Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu. Meski demikian, dirinya tak pernah merasa menyimpan masalah.

“Ada dugaan bahwa pernah melihat masa lalu sebagai Ketum MUI. Katanya, relawan Ahok agak gimana, rasa seperti apa. Saya sebetulnya nggak ada masalah,” kata Ma’ruf Amin. (nuch/viv/det)