presiden-joko-widodo
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

harianpijar.com, JAKARTA – Calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin menyatakan soal isu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang antiulama dan anti-Islam, merupakan isu yang tidak benar. Bahkan, isu itu adalah hoaks atau berita bohong.

Menurut Ma’ruf Amin, jika ada orang atau kelompok yang mengatakan bahwa Joko Widodo (Jokowi) adalah presiden yang anti-Islam, maka isu itu adalah hoaks atau berita bohong. Karena, beliau sendiri memilih ulama sebagai pendamping dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

“Karena itu, jika ada isu Pak Jokowi antiulama atau anti-Islam, isu itu bohong, tidak benar. Karena itu jangan percaya. Beliau mencintai ulama dan saya tahu betul,” kata Ma’ruf Amin saat memberikan sambutan dalam acara deklarasi nasional Arus Baru Muslimah (ABM) di Balai Kartini, di Jakarta, Minggu, 23 September 2018. malam.

Lebih lanjut, ditegaskan Ma’ruf Amin, Joko Widodo (Jokowi) juga sangat rajin dalam menunaikan ibadah shalat lima waktu. Bahkan, menurutnya saat akan mengambil foto Capres-Cawapres belum lama ini, Jokowi terlambat datang, yang mana alasannya karena melaksanakan ibadah shalat Ashar lebih dulu.

“Beliau itu, maaf kalau saya bilang, salatnya rajin sekali,” tegas Ma’ruf Amin.

Selanjutnya, Ma’ruf Amin juga menjelaskan, dirinya juga berterimakasih kepada Joko Widodo (Jokowi) karena telah memilih dirinya sebagai cawapresnya. Namun, dirinya tidak mengerti mengapa calon presiden petahana itu dulu memilihnya.

Selain itu, menurutnya saat itu Joko Widodo (Jokowi) bisa saja memilih profesional atau politisi untuk mendampinya. Namun, pada akhirnya Joko Widodo (Jokowi) memilih dirinya yang merupakan seorang ulama.

“Berarti beliau mencintai ulama. Beliau bisa saja bisa memilih profesional atau politisi tapi beliau justru memilih ulama. Karena beliau sangat mencintai pada ulama,” jelas Ma’ruf Amin yang juga Ketua Umum MUI nonaktif ini. [elz/rep]

loading...