Amien-Rais
Amien Rais. (foto: detik/Uje Hartono)

harianpijar.com, JAKARTA – Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta TNI-Polri untuk tetap netral di Pileg dan Pilpres 2019. Sebab, menurutnya, keterlibatan TNI-Polri dalam politik bisa mencederai kepercayaan masyarakat.

“Jadi kami ingatkan dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai sedetik pun TNI-Polri jangan terlibat dalam urusan pileg dan pilpres. Ini amat berbahaya,” ujar Amien Rais di Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu, 23 September 2018.

Selain itu, Amien Rais juga meminta KPK tidak dijadikan alat politik saat pemilu. Dirinya menyebut KPK harus menegakkan hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Teman-teman di KPK jangan pernah jadi alat politik. KPK alat penegak hukum, tidak boleh jadi lembaga yang melakukan obstruction of justice,” tuturnya.

Amien Rais lantas mengibaratkan posisi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno seperti saat Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu. Dirinya mengatakan kubunya dalam kondisi lemah yang jauh dari kemewahan logistik.

“Kalau jor-joran intel kita tidak ada sama sekali. Kalau jor-joran penguasaan media massa kita juga kalah. Apapun kita dalam posisi dhoif, lemah. Tapi kita jadi kuat kalau bergantung kepada Maha Kuasa. Persis seperti pilkada serasa pilpres di Jakarta,” tandasnya. (nuch/det)