Ibas-4
Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) atau Ibas. (foto: detik/Parastiti Kharisma Putri)

harianpijar.com, JAKARTA РSetelah berlatih selama dua tahun di perguruan pencaksilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) di kukuhkan menjadi warga PSHT.

Bahkan, selain Putra bungsu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini
ada dua kader Partai Demokrat yang lain yang juga diangkat menjadi warga PSHT, yakni Hartanto Edhie Wibowo dan Anton Sukartono Suratto.

“Saya cukup bangga dan terharu Mas Ibas, Mas Anto dan Mas Anton yang telah lulus menimba ilmu di kawah candradimuka PSHT. Saya cukup kaget, kesabaran sahabat-sahabat saya setelah berlatih dua tahun, akhirnya bisa ikut pengesahan sebagai warga baru di tahun ini,” kata Didik Mukrianto, politikus PD yang lebih dulu diangkat menjadi warga PSHT, Sabtu, 15 September 2018.

Menurut Didik Mukrianto, PSHT merupakan perguruan pencak silat yang ikut andil dalam memerdekakan Indonesia. Selain itu, PSHT sendiri didirikan tahun 1922.

“PSHT adalah perguruan pencak silat kultural yang didirikan sejak tahun 1922 oleh Ki Hajar Hardjo Oetomo dan didedikasikan sebagai alat perjuangan untuk merintis kemerdekaan dan memerdekakan Indonesia dari penjajahan,” ujar Didik Mukrianto.

Lebih lanjut, ditegaskan Didik Mukrianto, eksistensi PSHT juga diakui oleh pemerintah RI. Di mana, sang pendiri, Ki Hajar Hardjo Oetomo dianugerahi sebagai pahlawan perintis kemerdekaan.

“Alhamdulillah, karena pengorbanan, perjuangan dan dedikasi Ki Hajar Hardjo Oetomo melalui PSHT, pada tahun 1950 pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar pahlawan perintis kemerdekaan kepada beliau,” tegas Didik Mukrianto yang juga anggota Komisi III DPR itu. (elz/det)

loading...