fadli-zon
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

harianpijar.com – JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon melalui akun Twitter-nya, @fadlizon, meminta pemerintah jujur soal hasil kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Korea Selatan, yang mengatakan membawa pulang kesepakatan bisnis sebesar 6,2 miliar dolar AS (setara Rp 81,7 triliun dengan asumsi kurs APBN 2018 Rp 13.400 per dolar AS).

Menurut Fadli Zon, yang dibawa pulang tersebut adalah 15 MoU bukan Rp 81,7 triliun.

“Jangan bodohi rakyat, yang dibawa adalah 15 MoU bukan Rp 81,7 triliun,” kata Fadli Zon dalam akun Twitternya, Selasa, 11 September 2018 malam.

Sementara diketahui, kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Korsel merupakan kunjungan balasan dari kedatangan Presiden Korsel Moon Jae-in ke Indonesia pada November 2017 lalu.

Selain itu, dalam kunjungan balasan tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani investasi 15 proyek yang berasal dari pelaku usaha Korea Selatan dan pemerintah.

Selanjutnya, dalam kunjungan balasan tersebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menpan RB Syafruddin dan Kepala Bekra Triawan Munaf. [elz/rmo]

loading...