Roy-Suryo
Roy Suryo. (foto: dok. kapanlagi)

harianpijar.com, JAKARTA – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo diminta untuk mengembalikan 3.226 Barang Milik Negara (BMN).

Selain itu, Roy Suryo harus mengembalikan aset negara tanpa ada arahan dahulu dari pimpinan Partai Demokrat.

“Tanpa instruksi dari Susilo Bambang Yudhoyono secara sadar (harus) dikembalikan,” kata Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corroption Watch Donal Fariz, di DPP PKS, Jakarta, Senin, 10 September 2018.

Menurut Donal Fariz, aset negara yang diminta oleh pihak Kemenpora dipercaya bukan asal tuduhan tanpa data yang akurat. Bahkan, data tersebut ditemukan oleh Bandan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karena itu, Roy Suryo sebaiknya bersikap kooperatif.

“Nah pada titik itu sulit bagi Roy Suryo untuk menolak, harusnya kooperatif karena bukan milik yang bersangkutan,” ujar Donal Fariz.

Lebih lanjut, Donal Fariz menegaskan, dirinya menilai polemik barang-barang negara yang dibawa Roy Suryo bisa berdampak buruk bagi Partai Demokrat maupun pemerintah.

“Besok-besok kalau keluar menjabat ambil aja mobil dinasnya ya, ini menjadi preseden buruk bagi pemerintah dan partai Demokrat sendiri,” tegas Donal Fariz.

Sementara sebelumya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan Roy Suryo segera mengembalikan aset Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Bahkan, menurutnya Roy Suryo harus mengembalikan barang-barang paling lambat pertengahan September.

“Beberapa keputusan yang kemarin kami ambil bahwa poin yang paling utama adalah Roy Suryo diberikan waktu 7 hari (terhitung sejak 7 September 2018) untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Ketua Ketua Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di kediaman SBY, Kompleks Mega Kuningan, belum Lama uní. (elz/med)

loading...