Amien-Rais
Amien Rais. (foto: detik/Uje Hartono)

harianpijar.com, JAKARTA – Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menyampaikan pesan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kembali maju di Pilpres 2019. Amien Rais mengimbau Jokowi harus jujur dan transparan dalam kontestasi pilpres.

“Masukan untuk rezim ini, Pak Jokowi yang tentu ingin dipilih kembali, saya mengimbau bapak imbauan berikut ini. Pertama, mari kita bertanding secara fair, secara betul-betul jujur transparan menggunakan segala macam yang halal dalam demokrasi yang dijamin dalam konstitusi kita itu,” ujar Amien Rais seusai menghadiri deklarasi relawan Kornas dukung Prabowo-Sandiaga di Jalan Bangka IX, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu, 9 September 2018 malam.

Lebih lanjut Ketua Dewan Kehormatan PAN itu juga mengingatkan sejumlah lembaga negara agar bersikap netral. Jangan sampai, kata Amien Rais, lembaga negara dijadikan alat untuk memenangkan salah satu pasangan calon.

“Jadi wanti-wanti KPK sudah saya ingatkan jangan mau jadi alat politik. Juga pada Pak Jokowi jangan pernah gunakan KPK sebagai alat politik. Kemudian imbauan saya tentu kepada teman-teman TNI dan Polri tidak boleh sama sekali memihak salah satu kelompok bangsa mereka harus di atas kepentingan semua bangsa dan negara. Mereka milik bangsa dan negara bukan milik parpol tertentu, pemerintah tertentu,” sebutnya.

Selain itu, Amien Rais juga mengajak para pendukung Jokowi untuk bersikap fair dalam perhelatan pilpres mendatang. Dirinya menyebut pihak yang kalah harus legawa dalam menerima keputusan.

“Kemudian imbauan saya pada Pak Jokowi, kelompok yang mendukung 2 periode, mari bertanding dengan fair. Kalau menang itu usaha rakyat, kalau kalah harus legawa. Jadi kita akan cermati betul, jangan main2-main. Jangan anggap kita kalah cerdas orang Indonesia sama cerdasnya jangan sampai merasa rakyat bisa dibodohi, rakyat sudah pintar. Awas jangan main-main kalau terjadi hal-hal yang saya katakan tadi itu kemudian jangan meremehkan kepentingan rakyat,” tandasnya. (nuch/det)

loading...