Aria-Bima
Aria Bima. (foto: detik/Rengga Sancaya)

harianpijar.com, JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin menuturkan akan memperhatikan perkembangan media sosial terkait kampanye di Pilpres 2019.

Menurut Direktur Program Jokowi-Ma’ruf Amin Aria Bima, tim media akan menghadirkan konten-konten positif demi menciptakan kesejukan di masyarakat. Mengingat, ketegangan pendukung Jokowi dan Prabowo Subianto di medsos belum juga mereda.

“Jokowi-Ma’ruf adalah branding rekonsiliatif tali batin kebangsaan kita selaku warga bangsa. Yang kita lihat 4 tahun terakhir ini di dalam medsos terlalu head to head antara cebong dengan kampret tidak pernah selesai sejak 2014 sampai hari ini,” ujar Aria Bima di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 6 September 2018.

Dirinya mengatakan, tim kampanye Jokowi tak akan membuat konten medsos yang menyerang atau konfrontatif kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebaliknya, pihaknya akan memperbanyak konten-konten positif yang mempersatukan masyarakat.

“Kita lihat strategi kita, kita enggak akan lagi menggunakan cara-cara yang ternyata membuat luka batin yang cukup dalam, tidak hanya saling membuat campaign negatif, saling serang menyerang dan dalam 4 tahun terakhir dirawat terus menerus,” kata Aria Bima.

Menurutnya, siapa pun yang terpilih menjadi presiden nantinya, itu adalah presiden bagi pendukung Jokowi dan Prabowo Subianto. Karena itu, konten positif di medsos diharapkan bisa menjadi rekonsiliasi bagi kedua pendukung yang berseberangan tersebut.

“Karena presiden terpilih siapa pun presiden terpilih juga presidennya kampret dan presidennya cebong. Ini yang akhirnya strategi yang kita pakai adalah strategi branding Jokowi-Ma’ruf adalah strategi figur rekonsiliatif anak bangsa,” ungkapnya. (ilfan/kum)

loading...